Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Chatib Basri: Pemerintah Perlu Lebih Berani Tambah Alokasi Belanja Terkait Covid-19

Pemerintah diharapkan lebih berani dalam meningkatkan alokasi belanja penanggulangan pandemi akibat virus corona (Covid-19). Pasalnya, alokasi belanja yang pas-pasan justru akan membuat pandemi sulit terselesaikan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 27 April 2020  |  18:59 WIB
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah diharapkan lebih berani dalam meningkatkan alokasi belanja penanggulangan pandemi akibat virus corona (Covid-19). Pasalnya, alokasi belanja yang pas-pasan justru akan membuat pandemi sulit terselesaikan.

Ekonom senior sekaligus Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Chatib Basri mengatakan permasalahan demand shock dalam pandemi virus corona sama dengan krisis 2008.

Hanya saja, menurutnya, permasalahan akibat Covid-19 sekarang lebih serius karena memaksa banyak orang untuk menjaga jarak fisik yang membuat kegiatan ekonomi berhenti.

“Dalam kondisi krisis ini, kita tidak bisa hanya memberi stimulus yang dilakukan pada 2008. Langkah yang diambil harus lebih serius dan fokus pada penanganan virusnya terlebih dahulu,” katanya, dalam acara Market Update yang digelar Bank Mandiri secara virtual, Senin (27/4/2020).

Pemerintah harus memberikan perlindungan sosial sebagai bentuk kompensasi agar penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Mantan Menteri Keuangan itu bahkan menyebutkan cash transfer yang dilakukan saat ini harus mulai memasukkan masyarakat kelas menengah yang saat ini kerja dan usahanya juga sangat terdampak.

“Kelas bawah dan juga menengah harusnya sudah masuk perhitungan agar langkah penanganan corona lebih efektif,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top