Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek SPAM Jatiluhur I Siap Masuk Tahapan Baru

Proyek Jatiluhur I sempat terhambat karena sebenarnya proyek ini sudah melewati tahap prakualifikasi sejak 21 Maret 2018.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 08 April 2020  |  18:20 WIB
Waduk Jatiluhur. - Bisnis
Waduk Jatiluhur. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha Sistem Penyedian Air Minum Regional Jatiluhur I siap masuk ke tahapan baru.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan setelah pengumuman hasil evaluasi prakualifikasi pada 19 Maret 2020 menyatakan dua konsorsium yang lulus. Ada proses sanggahan hingga 27 Maret 2020.

"Sanggahan sudah dijawab melalui surat Dirjen. Tahapan selanjutnya adalah RFP atau Request for Proposal," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (8/4/2020).

Heri mengatakan bahwa perinciannya akan diinformasikan ketika proses lelang selesai. Adapun dengan kondisi pandemi Covid-19, dia mengatakan telah berdampak pada proses pelelangan.

"Saat ini sedang dilakukan pembahasan terkait mekanisme pelaksanaan pelelangan secara daring untuk menyesuaikan kondisi saat ini misalnya mekanisme pelaksanaan aanwijzing melalui vicon, mekanisme penyampaian dokumen penawaran, dan lain-lain," jelasnya.

Proyek Jatiluhur I sempat terhambat karena sebenarnya proyek ini sudah melewati tahap prakualifikasi sejak 21 Maret 2018.

Tahapan ini meluluskan empat peserta, yaitu PT Adaro Tirta Mandiri, konsorsium PT PP Tbk.—PT Jakarta Propertindo, konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk.—PT Wijaya Karya Tbk.—PT Tirta Gemah Ripah, dan konsorsium PT Aetra Air Jakarta—PT Moya Indonesia.

Namun mengalami proses prakualifikasi ulang, dimana pengambilan dokumen dilakukan pada 11-21 Februari 2020. Adapun pengumuman badan usaha yang lulus prakualifikasi diumumkan pada 19 Maret 2020 dan menyatakan dua konsorsium yang lulus.

Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman melalui Panitia Pengadaan KPBU SPAM Regional telah mengumumkan daftar peserta yang dinyatakan lulus evaluasi pada Prakualifikasi Pengadaan Badan Usaha Pelaksana untuk proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I pada 19 Maret 2020.

Dalam dokumen yang ditandatangani Denik Haryani sebagai Ketua Panitia Pengadaan Proyek KPBU SPAM Regional tersebut, terdapat dua konsorsium badan usaha yang dinyatakan lulus.

Adapun nama badan usaha yang dinyatakan lulus yaitu Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.- PT Tirta Gemah Ripah. Kemudian, konsorsium Moya Holdings Asia Ltd - PT PP Infrastruktur - PT Medco Infrastruktur Indonesia - PT Jakarta Utilitas Propertindo.

Proyek SPAM Regional Jatiluhur I yang berkapasitas 5.000 liter per detik, dibangun melalui skema KPBU atas prakarsa badan usaha (unsolicited) dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II) sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama atau PJPK. Untuk perkiraan nilai investasi total sebesar Rp1,9 triliun.

Sebanyak 80 persen dari alokasi air SPAM Jatiluhur I akan melayani sebagian wilayah DKI Jakarta, melalui PAM Jaya. Sedangkan 20 persen sisanya untuk melayani wilayah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi melalui PDAM-nya masing masing.

Kementerian PUPR berkomitmen agar proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I ini bisa rampung seluruhnya pada 2021. "Kami usahakan secepatnya, kalau bisa 2021, nanti tergantung hasil bid-nya," kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga kepada Bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sistem penyediaan air minum (spam) spam jatiluhur
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top