Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Tambah Pasokan 1 Juta Tabung Elpiji 3 Kilogram di Bekasi

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi bersifat situasional menyusul himbauan bekerja dari rumah yang diterapkan pemerintah setempat. Pasokan fakultatif ini berlangsung selama April, yang totalnya mencapai lebih dari 1 juta tabung gas melon.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 06 April 2020  |  12:57 WIB
Pekerja menata tabung LPG 3 kilogram di salah satu agen gas di Jakarta, Selasa (6/8/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Pekerja menata tabung LPG 3 kilogram di salah satu agen gas di Jakarta, Selasa (6/8/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, melakukan penambahan pasokan LPG (elpiji) subsidi 3 kilogram (Kg) di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi bersifat situasional menyusul himbauan bekerja dari rumah yang diterapkan pemerintah setempat. Pasokan fakultatif ini berlangsung selama April, yang totalnya mencapai lebih dari 1 juta tabung gas melon.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan pada kondisi normal, rata-rata penyaluran LPG 3 Kg di wilayah Bekasi mencapai 97.000 – 99.000 tabung per hari.

“Namun kami memperkirakan, adanya peningkatan kebutuhan LPG karena sebagian besar masyarakat kini berada di rumah sehingga aktivitas memasak juga bertambah. Melihat situasi tersebut, kami melakukan penambahan pasokan LPG subsidi untuk mempermudah masyarakat,” katanya, dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2020).

Dewi menjelaskan, di Kota Bekasi, total penambahannya mencapai 544.000 tabung LPG 3 Kg yang akan digelontorkan selama sepuluh kali secara bertahap, sejak 1 April hingga 29 April 2020. Selain pasokan tambahan tersebut, Pertamina tetap akan menyuplai secara reguler dengan total suplai 2,9 juta tabung per bulan.

Sementara itu, di Kab Bekasi, total penambahan lebih dari 537.000 tabung juga dilakukan bertahap hingga 29 April 2020. Sementara itu, suplai normal harian juga tetap dilakukan sebanyak 97 ribu tabung, atau sekitar 2,9 juta tabung LPG 3 Kg per bulan.

“Berdasarkan pantauan, beberapa wilayah dibatasi pergerakannya ataupun memberlakukan pengetatan wilayah sehingga mengurangi mobilisasi warga. Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina memastikan suplai LPG ke agen maupun pangkalan LPG tetap berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan warga.” tambahnya.

LPG 3 Kg merupakan LPG subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga.

Pada aturan tersebut, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro.

Dewi menegaskan, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina. Di Kota dan Kab Bekasi, terdapat total 2.632 pangkalan, 101 agen LPG subsidi resmi Pertamina, yang tersebar hingga seluruh desa.

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp 16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya. Hanya saja, berdasarkan pantauan Bisnis di wilayah Bekasi, harga eceran LPG tabung melon berkisar Rp22.000 – Rp.25.000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elpiji pertamina
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top