Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Corona, Amman Mineral Tetap Akan Ekspor 372.626 wmt

Kendati perekonomian global sedang terpapar corona, PT Amman Mineral Nusa Tenggara mengaku tidak mempengaruhi target ekspornya.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 03 April 2020  |  22:20 WIB
PT Amman Mineral Nusa Tenggara - Istimewa
PT Amman Mineral Nusa Tenggara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akan mengekspor mineral logal sebesar 373.626 Wet Metric Ton (WMT) sepanjang tahun ini.

Head of Corporate Communication PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Kartika Oktaviana mengatakan besaran ekspor mineral logam sebanyak 373.626 wmt tersebut sesuai dengan kuota yang diberikan Kementerian Perdagangan berdasarkan rekomendasi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) yang dikeluarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Selasa, 17 Maret 2020.

Kuota ekspor tersebut sesuai dengan pengajuan yang disampaikan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2020.

"Tahun 2019, kuota ekspor sebesar 336.100 WMT. Jadi memang ada peningkatan kuota ekspor dibanding tahun lalu," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (3/4/2020).

Kartika menuturkan realisasi ekspor tahun lalu sebesar 144.671 WMT sampai akhir Feb 2020. Hal ini karena serapan pasar domestik di tahun 2019 cukup besar, yakni ke PT Smelting Gresik yang memegang porsi dominan hingga 60 persen dari hasil produksi konsentrat Amman Mineral.

Meski pandemi Virus Corona tengah merebak, namun kinerja operasional produksi dan penjualan dari AMNT masih berjalan sesuai rencana atau belum terdampak.

Pengapalan ekspor atau shipment konsentrat masih berlangsung untuk memenuhi pesanan dari smelter pelanggan AMNT yang tersebar di sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan dan Filipina.

"So far belum ada pengaruhnya. Pesanan yang sudah masuk tetap berjalan sesuai dengan rencana shipmentnya," tutur Kartika.

Sementara itu, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak mengatakan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) baru diberikan pada AMNT per 17 Maret kemarin yang berlaku untuk selama setahun.

Untuk kuota ekspor AMNT, di tahun ini mencapai sebesar 373.626 wet ton dimana naik dari tahun lalu yang sebesar 336.100 wet ton konsentrat tembaga.

"Kenaikan kuota ekspor AMNT ini sesuai dengan RKAB 2020," ucapnya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, cadangan dari tambang batu hijau dan blok elang yang dimiliki oleh AMNT mencapai 23,08 juta ton konsentrat tembaga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor konsentrat amman mineral
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top