Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Organda Sebut Masyarakat Sudah Mudik Duluan

Wilayah yang paling banyak pergerakannya adalah menuju ke Solo Raya, Jepara, Kudus, Purwodadi, Blora, Madura, Jember, Banyuwangi, dan Malang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  14:28 WIB
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat atau Organda mencatat telah adanya pergerakan masyarakat untuk mudik yang lebih tinggi dari Jakarta ke Jawa Tengah dan sekitarnya juga ke Jawa Timur sejak Februari 2020.

Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda Kurnia Lesani Adnan membenarkan sejumlah masyarakat memilih pulang ke daerahnya masing-masing setelah pemerintah provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan menjaga jarak (physical distancing) dan kerja dari rumah (work from home/WFH). Kebijakan tersebut berefek terhadap kegiatan belajar para siswa yang diliburkan dan pekerja yang terimbas situasi ini juga diliburkan.

"Memang dari awal di terapkan masa Kejadian Liar Biasa terjadi pergerakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan biasanya yakni Februari-April 2020 saat low season untuk bus AKAP [antar kota antar provinsi]," jelasnya, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, wilayah yang paling banyak pergerakannya adalah menuju ke Solo Raya, Jepara, Kudus, Purwodadi, Blora, Madura, Jember, Banyuwangi, dan Malang.

Pria yang akrab disapa Sani mengatakan okupansi bus sempat naik hingga 100 persen dibandingkan dengan musim biasanya yang hanya di kisaran 40 persen hingga 60 persen. Selain itu, dengan pemerintah mengimbau untuk tidak pulang kampung dan pembatalan penyelenggaraan mudik gratis Lebaran 2020, maka masyarakat memilih untuk melakukan perjalanan ke daerah asal sebelum hal tersebut diberlakukan.

Dia menyebutkan per Senin (23/3/2020) tingkat keterisian kembali menurun dengan kisaran 30 persen. Data tersebut menunjukkan banyak masyarakat melewati puncak masa mudik dini ke daerah asal.

"Jadi kalau untuk ke Wonogiri atau Jepara puluhan bus setiap hari itu hal yang biasa. Yang luar biasa adalah okupansi busnya meningkat pada saat low season ini, masyarakat sudah mudik semua," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub organda lebaran 2020
Editor : Rio Sandy Pradana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top