Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lawan Corona, Gojek Gelontorkan Donasi Hingga Rp100 Miliar

Pendanaan awal sebesar Rp100 miliar ini bersumber dari donasi Co-CEO dan jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25 persen dari gaji selama 12 bulan ke depan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  16:55 WIB
Pengemudi ojek online menunjukan aplikasi digawainya saat menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online menunjukan aplikasi digawainya saat menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa pemilik merek Gojek telah menyiapkan dana bantuan awal hingga Rp100 miliar bagi mitra pengemudi, merchant, dan mitra lainnya yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan dana bantuan ini terutama guna membantu santunan jika ada mitra yang positif terkena virus corona. Dana bantuan ini dimaksudkan untuk mendukung stabilitas finansial mitra pengemudi sambil mereka menunggu situasi kembali kondusif.

"Pengemudi, penyedia jasa, merchant ini istilahnya pahlawan tanpa pamrih, agar kita semua yang bekerja di rumah bisa dapatkan dukungan kegiatan sehari-hari. Ini bagi mitra yang setelah tes positif [terkena Covid-19], ada santuan, program ini lagi difinalsiasi dengan adanya bentuk layanan lebih transparan," jelasnya dalam sebuah sesi telekonferensi bersama media, Selasa (24/3/2020).

Dia menuturkan dana awal yang disiapkan Rp100 miliar diambil dari patungan seluruh karyawan Gojek. Diakui, ratusan ribu mitra driver dan merchant mengalami penurunan pendapatan seiring dengan berkurangnya mobilitas para pelanggan di masa pandemi ini.

Pihaknya menjelaskan Dana Bantuan Mitra Gojek (Gojek Partner Support Fund) ini akan dikelola oleh yayasan yang baru dibentuk, yaitu Yayasan Anak Bangsa Bisa. Yayasan ini berencana untuk bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, komunitas sosial dan perkumpulan mitra driver untuk menentukan cara terbaik dalam penyaluran dana bantuan, dengan prioritas utama mendukung stabilitas finansial mitra driver dan mitra lainnya.

Andre menambahkan pendanaan awal sebesar Rp100 miliar ini bersumber dari donasi Co-CEO dan jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25 persen dari gaji selama 12 bulan ke depan. Selain itu, anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan Gojek akan dialihkan untuk dana bantuan ini disertai tambahan dari para karyawan Gojek.

"Ke depan, sumber pendanaan pun akan diproses sehingga pihak lain juga dapat memberikan donasi, terutama para mitra korporat Gojek," ujarnya.

Dana bantuan ini terangnya, akan dikapitalisasi melalui yayasan yang dibentuk sehingga dapat berkelanjutan melewati masa pandemi virus corona ini. Artinya, dana bantuan ini akan terus diputar guna membantu meningkatkan kesejahteraan mitra Gojek.

Andre menegaskan Gojek telah melakukan berbagai inisiatif mulai dari meluncurkan berbagai program edukasi dan prosedur baru untuk memastikan kesehatan dan keselamatan mitra, memberikan kesempatan bagi pengguna layanan Gojek untuk memberikan tip lebih bagi driver dengan menambahkan pilihan nominal tip hingga Rp100.000, hingga memberikan skema bantuan pendapatan untuk mitra driver yang terkena Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Gojek
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top