Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BKPM: Realisasi Investasi Tetap Jalan, Pabrik Susu Belanda Salah Satunya

Realisasi pabrik susu dari Belanda merupakan salah satu investasi yang terus berjalan meskipun di tengah wabah virus Corona.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  15:46 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan masih banyak realisasi investasi yang berjalan di tengah wabah Covid-19.

Salah satu yang disebut Bahlil adalah investasi dari Belanda pasca pertemuan Raja Belanda Willem Alexander dengan Presiden Jokowi di Indonesia.

"Salah satunya pabrik susu, nilainya Rp3 triliun lebih dan sudah groundbreaking. Jadi sudah jalan," kata Bahlil, Senin (23/3/2020).

Meski realisasi investasi terus berjalan, perlu diakui bahwa kecepatan investor dalam merealisasikan investasi tidak secepat sebelum munculnya wabah Covid-19.

Akibat Covid-19, banyak barang dan tenaga kerja yang seharusnya sampai ke Indonesia tertunda pengirimannya sehingga menghambat realisasi investasi.

"Kalau Covid-19 berlalu pada bulan Mei mendatang, speed-nya bakal 100% lagi," ujar Bahlil.

Oleh karena hal tersebut, Bahlil pun masih berpegang pada target realisasi investasi sebesar Rp886 triliun pada 2020 dan belum berencana untuk merevisi targetnya.

Meski demikian, pihaknya sudah menyiapkan beberapa skenario realisasi investasi 2020 apabila memang ternyata diproyeksikan realisasi investasi tidak bakal mencapai target.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm Realisasi Investasi Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top