Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terdampak Corona, Pengembang Belum Mau Turunkan Harga Properti

Penjualan properti mulai menunjukkan penurunan akibat tekanan dari pandemi virus corona. Namun, pengembang belum merasa perlu untuk menurunkan harga properti untuk menarik minat konsumen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  13:56 WIB
Foto udara kawasan perumahan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Foto udara kawasan perumahan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang mulai merasakan dampak dari pandemi virus corona terhadap penjualan properti yang mulai menunjukkan tren penurunan. Meskipun demikian, pengembang belum merasa perlu untuk menurunkan harga properti.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Metropolitan Land Tbk. (Metland) Olivia Surodjo yang menyatakan bahwa walaupun penjualan mengalami penurunan, pengembang belum melakukan penurunan harga.

“Kondisi seperti ini tidak bisa diprediksi berapa lama akan berjalan, karena ini parah baru beberapa bulan terakhir kami belum sampai harus menurunkan harga,” katanya kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).

Olivia juga mengaku masih tetap ada catatan transaksi penjualan meski mengalami penurunan. Catatan transaksi umumnya datang dari kalangan pengguna (end user) yang memang sudah merencanakan pembelian rumah dari jauh-jauh hari.

Senada, Presiden Direktur Riscon Realty Ari Tri Priyono mengatakan lantaran baru diterpa dalam waktu singkat, pengembang belum memberikan keputusan untuk menurunkan harga properti.

“Karena penurunan penjualan belum signifikan, transaksi juga masih ada. Apalagi hunian kami tujuannya untuk kelas menengah, ini pasarnya ada terus. Harapannya penurunannya tidak sampai drastis,” ujarnya.

Salah satu strategi yang dilakukan untuk tetap bisa menjaring pembeli adalah memberikan gimmick ataupun diskon melalui cara pembayaran tertentu. Pemasaran secara daring juga dilakukan agar orang tetap bisa melihat huniannya tanpa harus berkunjung.

“Tapi tetap sebelum memutuskan [membeli properti] mereka akan site visit dulu, sehingga ada penurunan [transaksi] karena pada umumnya mereka enggak mau site visit di saat-saat seperti ini,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti pengembang properti Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top