Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Okupansi Coworking Space Stabil di Tengah Sentimen Corona

Dampak pandemi virus corona tak terlalu signifikan terhadap okupansi ruang kerja bersama atau coworking space.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  19:36 WIB
Karyawan beraktivitas di coworking space CoHive terbaru di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di coworking space CoHive terbaru di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Operator ruang kerja bersama atau co-working space, JustCo menyatakan bahwa tingkat okupansi masih tetap terjaga meskipun dibayangi sentimen pandemi virus corona atau Covid-19.

Brandon Chia, Vice President & Head JustCo Singapore and Indonesia mengakui bahwa pandemi virus corona telah mempengaruhi segala sektor tak terkecuali industri co-working space mengingat ruang kerja bersama merupakan tempat orang berkumpul untuk bekerja.

"Namun, bagi kami di JustCo, semuanya berjalan seperti biasa dan tingkat hunian kami tetap terjaga dengan tingkat okupansi sekitar 85 persen," kata Brandon melalui pesan tertulis pada Bisnis, Rabu (18/3/2020).

Perusahaan asal Singapura ini telah mengoperasikan tiga ruang kerja bersama di Jakarta yang masing-masing terletak di AIA Central, The Plaza dan Sequis Tower.

Di tengah kondisi saat ini, pihaknya telah menetapkan standar operasional prosedur yang bekerja sama dengan manajemen gedung untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona di tempat yang dikelola.

Pihaknya juga menerapkan pengetesan suhu tubuh dan memberikan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) bagi semua pengunjung sebelum memasuki area gedung. Selain itu, permbersihan sejumlah titik area juga dilakukan secara berkala.

"Pengunjung juga diharuskan mengisi formulir pernyataan kesehatan dan perjalanan sebagai catatan sekaligus untuk memfasilitasi pelacakan kontak yang diperlukan," tuturnya.

Chia mengatakan bahwa pihaknya siap menjadi solusi pada semua perusahaan sejalan dengan perencanaan kelangsungan bisnis (Business Continuity Planning/BCP) mereka.

Sebelumnya, Managing Partner of Strategic Advisory Coldwell Banker Tommy Bastami mengatakan bahwa dampak dari adanya anjuran work from home (WFH) sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona pada bisnis co-working space hanya bersifat sementara atau dalam jangka pendek.

Besar kemungkinan tingkat okupansi ruang kerja bersama bisa menurun sebagai akibat adanya intruksi WFH. Meskipun demikian, dia menyatakan hal itu bisa dimaklumi agar risiko penularan virus corona tak semakin meluas.

"Secara jangka pendek pengaruh dari kebijakan WFH terhadap industri co-working space tentunya ada karena orang akan membatasi beraktivitas keluar, termasuk di ruang kerja bersama," ujarnya.

Tommy mengatakan bahwa ruang kerja bersama memungkinkan kelompok untuk berkumpul dalam suatu ruangan yang disediakan operator untuk digunakan sebagai aktivitas kerja, rapat atau pertemuan bisnis lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Virus Corona coworking space
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top