Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PTPP Masih Pikir-Pikir Terkait 5 Proyek KPBU Sebesar Rp57,18 triliun

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto mengatakan bahwa pihaknya akan berpartisipasi dengan mempertimbangkan kapasitas finansial perusahaan saat ini.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 15 Maret 2020  |  21:20 WIB
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. atau PT PP masih menganalisis kemungkinan ikut serta dalam lima proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang diumumkan Kementerian PUPR pekan lalu.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto mengatakan bahwa pihaknya akan berpartisipasi dengan mempertimbangkan kapasitas finansial perusahaan saat ini.

"Untuk proyek KPBU ini akan kita dorong. Kita akan berpartisipasi jika pertama, kemampuan kita itu tinggal berapa di sini. Kemudian, kita akan gandeng investor lainnya yakni mengajak kontraktor plus financing-nya. Tujuannya, agar tidak memengaruhi balance sheet kita," katanya kepada Bisnis.com, Jumat (13/3/2020).

Adapun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penjajakan minat pasar (market sounding) melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk lima proyek senilai Rp 57,18 triliun. 

Perinciannya, Sistem Transaksi Tol Non-tunai Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) dengan nilai investasi Rp2,92 triliun dan Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci dengan nilai investasi Rp26,15 triliun.

Kemudian, Preservasi Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau dengan biaya investasi Rp654,8 miliar dan Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg dengan investasi sebesar Rp18,51 triliun, serta Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung dengan nilai investasi Rp8,95 triliun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp proyek infrastruktur KPBU
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top