Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PGE Area Lahendong Siapkan Investasi Sumur Baru

Persiapan pembangunan, akan dilaksanakan di klaster A sebagai wilayah pengembangan untuk memulai pengeboran di sumur baru, yaitu unit 7 dan 8.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 15 Maret 2020  |  14:28 WIB
Pekerja melakukan pemeriksaan rutin jaringan instalasi pipa di sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). - JIBI/Rachman
Pekerja melakukan pemeriksaan rutin jaringan instalasi pipa di sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong akan melakukan pengembangan sumur baru di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lahendong unit 7 dan 8.

Manager Planning & Engineering PGE Lahendong Apriyansyah Toni mengatakan pengembangan sumur baru bagian dari keberhasilan pengoperasian unit 1 hingga 6.

"Ini success story pengembangan geothermal di Wilayah Timur Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. Ini mamasok kebutuhan 20 persen listrik di jalur Sulawesi Utara dan Gorontalo," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (15/3/2020).

Persiapan pembangunan, lanjutnya, akan dilaksanakan di klaster A sebagai wilayah pengembangan untuk memulai pengeboran di sumur baru, yaitu unit 7 dan 8.

"Ini kami akan lakukan pengeboran satu sumur terlebih dahulu, setelah itu satu sumur akan kami lakukan evaluasi. Dari uji produksi kita akan ketahui berapa temperatur dan massa fluida sehingga kita mengetahui berapa listrikyang bisa kita bangkitkan," katanya.

Adapun, imbuhnya, untuk kegiatan pengeboran sumur baru, PGE Lahendong menganggarkan dana investasi sebesar US$7 juta. Selanjutnya, pembangunan fasilitas dan infrastruktur di klaster A, PGE Lahendong memerlukan dana kurang lebih US$22,5 miliar.

"Insyaallah target pengeboran akan dilakukan pada Juni 2020," kata Apriyansah.

Sementara itu, Kepala Subdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi, Direktorat Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Budi Herdiyanto menyampaikan pemerintah telah mengetahui rencana pengembangan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah bakal mendukung penuh apa yang akan direncanakan PGE Lahendong.

"Dukungan dari pemerintah dalam bentuk memfasilitasi bagaimana bernegosiasi dengan PLN terkait harga jualnya dan untuk perizinan, di antaranya terkait dengan pembebasan lahan, kemudian impor barang," tuturnya.

Sebagai informasi, WKP Lahendong PGE mempunyai enam unit PLTP, dengan Unit 1 hingga Unit 4 memproduksi uap dan dioperasikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan kapasitas 80 Mega Watt (MW). Sementara, Unit 5 dan Unit 6 dioperasikan sendiri oleh PGE, dengan total kapasitas produksi 40 MW, yang disalurkan ke PLN.

PGE Area Lahendong sendiri memiliki peranan lain bagi masyarakat Sulawesi Utara, seperti mampu melistriki hingga 92.308 rumah pelanggan 1.300 Watt dan memberikan akses listrik bagi 369.232 orang dengan asumsi empat orang di setiap rumah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina geothermal energy
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top