Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Michelin Optimistis Pasar Indonesia Masih Menjanjikan

Strategi utama perseroan untuk melakukan penetrasi pasar Michelin yakni pengenalan produk melalui ajang Internasional seperti Moto GP dan lainnya.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  18:15 WIB
Michelin - Reuters/Alessandro Bianchi
Michelin - Reuters/Alessandro Bianchi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Michelin Indonesia memastikan melandainya industri otomotif di Tanah Air tidak menutup peluang produsen ban ini untuk menangkap pasar yang ada di Indonesia.

Head of Marketing Consumer Products PT Michelin Indonesia Roslina Komalasari mengatakan data penjualan kendaraan yang turun pada 2019 hanya menggambarkan presentase. Hanya saja, dilihat secara volume penjualan otomotif, pasar ban Indonesia masih cukup besar.

"Penurunan juga banyak di mobil-mobil baru, prinsipnya kami akan ikuti pasar. Dengan penjualan motor yang masih mencapai enam juta dan mobil satu juta ini artinya peluang yang bisa ditangkap masih besar," katanya, Selasa (10/3/2020).

Roslina mengakui saat ini perseroan memang cukup terlambat masuk ke pasar Indonesia dibandingkan dengan dengan merk ban lainnya. Namun, Michelin optimistis menjadi solusi salah satu alternatif produk bagi masyarkat ke depan. 

Apalagi, menurut Roslina, yang akan fokus ditawarkan perseroan adalah produk menengah atas denga kualitas yang terbaik. Sisi lain perseroan juga akan terus menyediakan produk menengah bawah dari hasil akuisisi PT Multistrada Arah Sarana Tbk. atau MASA tahun lalu.

"MASA telah melengkapi produk kami sejak tahun lalu, basis MASA yang sudah kuat dan sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia akan membantu pemerataan distibusi produk Michelin," ujar Roslina.

Dia menambahkan strategi utama perseroan untuk melakukan penetrasi pasar Michelin yakni pengenalan produk melalui ajang Internasional seperti Moto GP dan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

michelin
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top