Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penerapan PSAK 72: Metland Maksimalkan Rumah Tapak

Laporan keuangan untuk aturan baru PSAK 72 ini akan mulai dilaporkan para pengembang pada periode 31 Maret mendatang.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  17:23 WIB
Metropolitan Land - grandmetropolitan.co.id
Metropolitan Land - grandmetropolitan.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Metropolitan Land Tbk. memaksimalkan penjualan produk rumah tapak sebagai upaya memitigasi risiko implementasi aturan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 72 mengenai Pengakuan Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan.

Direktur Metropolitan Land Tbk. (Metland) Olivia Surodjo mengatakan bahwa produk rumah tapak dinilai paling cepat untuk dilakukan serah terima, yakni rata-rata kurang dari setahun sehingga secara pembukuan akan aman untuk estimasi perseroan.

"Saya pikir pendapatan berulang kami masih cukup oke. Jadi, paling memaksimalkan landed property saja," kata dia pada Bisnis, Senin (9/3/2020).

Berbeda dengan sebelumnya, aturan yang diberlakukan sejak awal tahun ini memang mengharuskan suatu proyek dapat dibukukan menjadi pendapatan apabila telah dilakukan serah terima. Aturan ini dinilai memberatkan bagi pengembang yang merilis produk gedung bertingkat.

Adapun, laporan keuangan untuk aturan baru PSAK 72 ini akan mulai dilaporkan para pengembang pada periode 31 Maret mendatang.

Metland sudah memberikan atensi pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan lalu terkait dengan penerapan PSAK 71, 72, dan 73 serta segala risiko yang dihadapi perusahaan.

Khusus PSAK 72, Olivia mengaku adanya potensi penurunan pendapatan dari penjualan gedung bertingkat meskipun tercatat tak signifikan lantaran sebelumnya pengakuan pendapatan telah dilakukan secara bertahap berdasarkan progres penyelesaian pembangunan sesuai kontrak.

"Namun, dengan adanya PSAK 72 ini, pengakuan pendapatan perseroan akan menjadi lebih Iambat ke depannya, sebab menunggu aset telah selesai 100 persen dan diserahterimakan kepada konsumen," ujar dia. 

Dampak Iain dari penerapan PSAK ini juga menurutnya adalah mempengaruhi rasio keuangan profitabilitas dan likuiditas perusahaan menjadi lebih rendah akibat penurunan pendapatan.

Untuk memitigasi segala risiko akibat aturan baru ini, Metland melakukan transformasi bisnis dalam program penjualan serta waktu dan proses produksi dipercepat untuk pengakuan pendapatan. 

"Ke depannya juga akan tetap fokus pada penjualan landed housing yang mana tidak terpengaruh signifikan atas penerapan PSAK 72," katanya. 

Olivia mengakui bahwa perubahan pengakuan pendapatan akibat penerapan PSAK 72 ini akan berdampak kepada penurunan kinerja keuangan Metland.

Akibatnya, rasio keuangan Metland berpotensi menurun dalam jangka pendek dan mempengaruhi penilaian investor untuk saham perseroan. Namun demikian, dia optimistis bahwa segala pengaruh tersebut tidak akan terlalu signifikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah tapak metland
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top