Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina dan Chevron Belum Sepakat Soal Transisi Blok Rokan

Masih terus dicarikan solusi untuk transisi Blok Rokan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  13:30 WIB
Fasilitas minyak PT Chevron Pacific Indonesia di daerah Minas yang masuk dalam Blok Rokan di Riau, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/FB Anggoro
Fasilitas minyak PT Chevron Pacific Indonesia di daerah Minas yang masuk dalam Blok Rokan di Riau, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/FB Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA – Diskusi untuk proses transisi Blok Rokan antara PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Pertamina (Persero) masih berjalan alot. Hingga saat ini tak kunjung juga menemukan kesepakatan.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Pertamina, Heru Setiawan menjelaskan bahwa hingga saat ini proses transisi tersebut masih berlangsung, sehingga pihaknya belum dapat melakukan investasi di Blok Rokan.

"Masih dibahas di kami, di SKK Migas, tinggal sekarang bagaimana perjanjian mesti dirapihkan, diskusi masih tetap sama Chevron, cuma sekarang bagaimana tahapannya, kewajiban-kewajiban pembagian revenue harus di rapihkan,” katanya di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Heru menambahkan bahwa, fokus utama perseroan untuk Blok Rokan adalah menjaga level decline rate pada titik yang baik.

Untuk itu, pihaknya terus mengupayakan agar proses transisi tersebut sudah dapat dimulai agar level produksi Blok Rokan tetap terjaga.

“Tujuan kami kan menjaga level produksi,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Dwi Soetjipto mengatakan hingga saat ini solusi untuk proses transasi Blok Rokan terus dicari jalan keluarnya. Dia menyebut proses diskusi antara Pertamina dan Chevron terus berlanjut.

Dwi mengungkapkan, apabila nantinya Pertamina tidak bisa melakukan investasi di Blok Rokan, scenario lainnya adalah Chevron yang akan melakukan investasi di blok tersebut.

“Sehingga di akhir project kami gimana mengkompensasi unrecovered cost sisa yang belum terkelola. Kami sedang menunggu proposal dari Chevron,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina chevron Blok Rokan
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top