Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Komite Penyelamat TVRI Dukung Langkah Suryopratomo

Mundurnya Suryopratomo sebagai calon Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI dinilai menjadi langkah yang tepat.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  22:29 WIB
Logo TVRI. - Istimewa
Logo TVRI. - Istimewa

Bisnis.com,  JAKARTA - Komite penyelamat TVRI mengapresiasi keputusan Suryopratomo yang mengundurkan diri dari proses seleksi calon Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI

Ketua Komite Penyelamat TVRI Agil Samal menuturkan dalam surat pengunduran dirinya yang tertanggal 24 Februari, Suryopratomo menyampaikan alasan pengunduran dirinya karena terkait isu tidak sehat yang menyangkut dirinya.

Sebelumnya beredar isu pencalonan Suryopratomo dikaitkan sebagai upaya sebuah sebuah stasiun televisi yang pernah dipimpin Suryopratomo ingin mendominasi TVRI dalam kepemimpinan pasca Helmy Yahya.

“Langkah mas Tommy untuk mundur itu sudah tepat, karena proses seleksi ini sudah diperingatkan oleh Komisi l karena sengketa ini tengah diproses secara legislasi, lagipula tidak sebanding dengan nama besar seorang Suryopratomo sebagai wartawan senior harus ikut bergumul dalam suatu proses yang cacat hukum dan penuh intrik" kata Agil, Senin (24/2/2020).

Sebagai informasi, Suryopratomo sebelumnya menjabat direktur utama Metro Tv itu mendaftar dan ikut seleksi calon dirut TVRI hingga proses seleksi administrasi. Suryopratomo melayangkan surat pengunduran diri siang tadi pada saat proses seleksi tengah berlangsung.

Dalam proses seleksi calon dirut ini, Ketua Komite Penyelamat TVRI menilai dewan pengawas tidak berhitung akan dampak dan kelanjutan TVRI ke depan. Agil mengkhawatirkan hasil yang diperoleh dari proses yang tidak matang ini akan berakibat pada kelanjutan kepemimpinan TVRI nanti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tvri helmy yahya
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top