Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPJT Terus Pantau Kesiapan Operasi Tol Pekanbaru-Dumai

Diharapkan, tol dapat beroperasi secara fungsional sebelum lebaran. Atau selambat-lambatnya pada lebaran, jalan tol dapat dilalui. Soal pengenaan tarif, tergantung penyelesaian pengerjaan.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  19:44 WIB
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, PEKANBARU - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus memantau kesiapan ruas tol Pekanbaru-Dumai untuk segera beroperasi pada April 2020. Kepala BPJT, Danang Parikesit, mengatakan target pengoperasian Tol Pekanbaru-Dumai pada April 2020 akan terus ditinjau perkembangannya.

Adapun target awal untuk seksi 2-6 dari Tol Pekanbaru-Dumai yaitu pada Mei 2020. Namun, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta agar bisa dipercepat dan rampung pada April 2020. Sementara seksi 1 sudah siap dioperasikan pada Februari 2020.

"Paling penting sebenarnya kami operasikan jelang Lebaran. Harapan kami, kalau pun tidak diresmikan bapak presiden, jalan tol bisa dimanfaatkan selama Lebaran secara fungsional tanpa biaya. Namun, nanti kan kami lihat kalau ternyata Bulan April sudah, mungkin kami tarifkan. Kemudian pada saat Lebaran, biasanya dikasih diskon," jelasnya kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Selain itu, untuk kesiapan Lebaran, BPJT juga fokus untuk kelengkapan rest area di ruas tol Pekanbaru-Dumai. Rencananya akan Ada tiga ruas tol kelas A dan 2 rest area kelas B.

"Kami juga sadar di Trans Sumatra, rest area belum terbentuk. Sudah saya sampaikan ke ketua divisi operasi Hutama Karya agar rest area bisa berfungsi dengan baik," katanya.

Hingga saat ini, imbuhnya, sudah ada sekitar 450 kilometer Jalan Tol Trans Sumatra yang bisa dilewati. Mulai dari Bakauheni, Terbanggi Besar, Pematang Panggang, dan Sumatra Utara.

"Tahun ini akan ada penambahan cukup banyak, seperti Pekanbaru-Dumai, kemudian Kayu Agung-Palembang, Aceh-Sigli. Tahun ini kami harapkan bisa mencapai sekitar 1.000 kilometer," ujar Danang.

Selain itu, katanya, tahun ini juga rencananya ada lima PPJT baru oleh Hutama Karya. BPJT berharap hal tersebut dapat mempercepat proses konstruksi di Trans Sumatra.

"Harapan kami, kalau penandatanganan PPJT tuntas pada 2021, Trans Sumatra dapat rampung pada 2024," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : Andya Dhyaksa
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top