Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PUPR Pastikan Proyek Infrastruktur di Kawasan Timur Indonesia Jadi Prioritas

Pemerintah memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Kawasan Timur Indonesia menjadi salah satu program prioritas.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  19:56 WIB
Bandara Sentani, Jayapura, Papua. - Bisnis/youtube
Bandara Sentani, Jayapura, Papua. - Bisnis/youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelar Konsultasi Regional di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada 18-20 Februari untuk membahas mengenai strategi percepatan pembangunan infrastruktur.

Konsultasi Regional (Konreg) ini dilakukan untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti mengatakan bahwa Konreg bukan sekadar proses rutin pemrograman, tetapi forum konsultasi dan koordinasi yang efektif.

Dia menuturkan, Konreg kali ini melibatkan semua pemangku kepentingan baik dari pemerintah pusat maupun daerah untuk mendukung upaya Kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur dengan pendekatan teknokratik dan kewilayahan untuk mencapai target pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya berharap semua hasil Konreg dapat bermanfaat bagi kemajuan pembangunan infrastruktur untuk kemajuan bangsa di masa datang," ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (19/2/2020).

Anita mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah sangat tinggi dalam membangun kawasan Indonesia timur termasuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Dipilihnya Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur, imbuhnya, dimaksudkan agar pembangunan di kawasan bisa lebih dipercepat.

“Pembangunan Indonesia timur memang menjadi salah satu fokus pemerintah. Mari bekerja sama untuk mewujudkan keinginan bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indonesia timur sangat eksotik dan memiliki daya tarik salah satunya pada kawasan pariwisata,” ujarnya.

Ada tujuh agenda pembangunan prioritas RPJMN 2020-2024. Anita menyatakan bahwa dua di antaranya yang berhubungan dengan Kementerian PUPR yaitu pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Selanjutnya, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono saat memberikan paparan mengatakan arah kebijakan pembangunan wilayah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 untuk Kepulauan Nusa Tenggara antara lain optimalisasi keunggulan wilayah dalam perikanan, perkebunan, peternakan, pertambangan, dan pariwisata.

Untuk Provinsi Maluku, jelasnya, arah kebijakan pembangunannya seperti mendorong transformasi ekonomi melalui percepatan pembangunan perekonomian berbasis maritim, pengembangan industri pengolahan hasil perkebunan, hasil nikel, tembaga, gas, dan pengembangan pariwisata.

Sedangkan untuk Provinsi Papua arah kebijakannya antara lain Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat berlandaskan pendekatan budaya berbasis ekologis dan wilayah adat.

Sementara itu, Kepala Pusat Pemrograman dan Evaluasi Keterpaduan Infrastruktur PUPR Iwan Nurwanto menyampaikan bahwa salah satu tujuan Konreg tahun ini adalah menyusun program 2021 yang akurat, terpadu, dan dapat dilaksanakan sesuai kriteria kesiapan dalam rangka memantapkan ketahanan pangan, sumber daya air, dan energi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top