Tengok Warisan Proyek Hunian dari Almarhum Pak Ciputra

Sang begawan properti ingin mewujudkan proyek hunian yang terjangkau di kawasan Jakarta dengan membangun Citra Landamark di Ciracas, Jakarta Timur, seluas 7 hektare.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  08:09 WIB
Tengok Warisan Proyek Hunian dari Almarhum Pak Ciputra
Ciputra di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta, Kamis (28/6/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek Citra Landmark yang tengah dikembangkan Ciputra Group ternyata merupakan warisan terakhir dari mendiang, Ir. Ciputra, karena pendiri perusahaan tersebut ikut mendesain langsung proyek tersebut

Sang begawan properti ingin mewujudkan proyek hunian yang terjangkau di kawasan Jakarta dengan membangun Citra Landamark di Ciracas, Jakarta Timur, seluas 7 hektare.

"Proyek Citra Landmark adalah wujud dari mimpi almarhum Pak Ciputra, untuk menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat perkotaan di Jakarta," ujar Business Development Of Ciputra Group Isabella Ciputra, saat pengenalan produk pada Jumat (14/2/2020).

Ciputra Group merupakan salah satu pengembang properti besar yang rata-rata menyasar segmen kelas atas. Namun, saat ini perseroan merambah ke pengembangan hunian kelas menengah ke bawah melalui proyek Citra Landmark.

Proyek ini merupakan joint venture antara Ciputra Group, Trisula Corporation dan Asia Green Real Estate. Trisula Corporation adalah salah satu grup bisnis di Indonesia yang berdiri sejak 1968. Sebelum merambah properti, lini bisnis Trisula Corp adalah garmen dan tekstil. Ini merupakan kolaborasi kedua antara Ciputra Group dan Trisula Corporation, setelah sebelumnya bekerja sama dalam proyek Ciputra International.

Sementara Asia Green Real Estate, merupakan perusahaan pengelolaan aset asal Swiss yang berdedikasi dalam pengembangan bangunan gedung hijau berkelanjutan (sustainable green building).

Rencananya, proyek kawasan hunian Citra Landmark akan dibangun 11 apartemen yang dipatok senilai Rp300-Rp800 jutaan. Pasar yang disasar adalah kalangan milenial dengan gaji Rp10 juta.

Pada tahap perdana, Ciputra melalui PT Ciputra Citra Trisula  akan membangun dua tower yang mencakup 1.200 unit. Masing-masing unit seluas 21 meter persegi sebanyak 2 kamar tidur dan 54 meter persegi terdiri dari 3 kamar tidur. Pembangunan sendiri akan dilakukan tahun ini dan akan ditargetkan selesai dalam kurun waktu 3,5 tahun.

"Kami berharap proyek ini bukan hanya dapat sukses secara komersil, tetapi turut membawa dampak positif khususnya bagi masyarakat di Jakarta," kata Isabella.

Senior Director Ciputra Group Artadinata Djangkar mengatakan ada tangan dingin Ir. Ciputra dalam proyek pengembangan kawasan Citra Landamark.  Menurutnya, Ciputra atau biasa disapa Pak Ci turut membuat desain dan masterplan dalam proyek tersebut. Jadi wajar, proyek ini dibilang sebagai legacy Pak Ci.

"Kalau proyek mewah sudah biasa, tapi ini proyek di Jakarta yang terjangkau. Beliau [Ciputra] cukup intensif dalam desain masterplan proyek ini. Jadi saya kira [keterlibatannya] cukup untuk aspek tambahan," tambah Isabella.

Artadinata menilai proyek ini terbilang strategis karena mengusung konsep transit oriented development (TOD) yang diklaim pertama bagi proyek Ciputra Group di Jakarta. Citra Landmark, imbuhnya, akan berdekatan dengan stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) di Jakarta Timur yang ditargetkan segera beroperasi tak lama lagi.

Adapun, fasilitas penunjang yang ditawarkan di kawasan hunian tersebut antara lain adalah kolam renang, taman, jogging track, area bersepeda, skate park, pusat kebugaran, area bermain, area komersial, dan amphitheater.

Artadinata tetap optimistis produk apartemen yang diluncurkan ini akan berjalan sesuai target di tengah pasar properti yang tengah mengalami penurunan.  Apalagi, kata dia, harga yang ditawarkan juga terbilang terjangkau sehingga dia yakin akan terserap oleh pasar khususnya kalangan milenial.

"Saya kira pasarnya [apartemen] masih kuat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ciputra

Editor : Hadijah Alaydrus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top