Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IPC Bakal Bangun Tol di Atas Laut Senilai Rp4 Triliun

Akses yang menyambungkan JTCC dengan NPCT tersebut akan dibangun di atas laut lantaran tak ada jalan lagi yang bisa digunakan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  21:16 WIB
Pelabuhan Boom Baru Palembang yang dikelola oleh PT Pelindo II (Persero) atau IPC Cabang Palembang. Bisnis - Dinda Wulandari
Pelabuhan Boom Baru Palembang yang dikelola oleh PT Pelindo II (Persero) atau IPC Cabang Palembang. Bisnis - Dinda Wulandari

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau yang lebih dikenal dengan IPC tengah mengembangkan New Priok East Access (NPEA) atau akses pintu baru masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok melalui pintu timur dengan investasi hingga Rp4 triliun.

Direktur Komersial IPC Arif Suhartono mengatakan akses menuju pelabuhan utama dalam hal ekspor dan impor tersebut terkoneksi terutama melalui jalan tol. Menurutnya, saat ini sekitar 60 persen kargo yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok, DKI Jakarta, berasal dari wilayah timur, yakni Cikarang, Cibitung, dan terus hingga Karawang.

Akses utama menuju pelabuhan tersebut terdiri dari tiga jalur tol yakni Jalan tol Wiyoto-Wiyono, Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan untuk pengiriman internasional terkoneksi dengan kereta api.

"Sekarang ada jalan Tol Cibitung Cilincing [JTCC] terkoneksi dengan jalan Cikampek yang terkoneksi pula dengan JORR. IPC akan bangun akses khusus dari Terminal Kalibaru ke JTCC tersebut, keluar terminal langsung ke JTCC," jelasnya, kepada Bisnis, Rabu (12/2/2020).

Dengan demikian, opsi akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok semakin banyak. Apalagi akses khusus yang langsung menuju Terminal Peti Kemas Kalibaru atau disebut juga New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1) tersebut langsung terkoneksi dengan wilayah sumber cargo IPC. JTCC pun diharapkan selesai pada 2020.

"Bagusnya kalibaru akan ada NPEA akses timur kalibaru ke JTCC secara langsung. Kami harapkan tahun 2022 sudah ada. Angkanya sekitar Rp3 triliun - Rp4 triliun [pembangunan akses baru ini] karena hampir semua elevated jadi agak mahal, untuk elevated Rp400 miliar per km," paparnya.

Akses yang menyambungkan JTCC dengan NPCT tersebut akan dibangun di atas laut, karena sudah tidak ada jalan lagi yang bisa digunakan. Komitmen IPC tersebut guna meningkatkan daya saing dan akses menuju pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanjung priok ipc
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top