Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Konstruksi Jalan Tol Serpong-Cinere Sudah 81,12 Persen

Jalan Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 km, terdiri dari dua seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Ciputat (6,59 Km) dan Seksi 2 Ciputat-Cinere (3,55 Km). Ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 01 Februari 2020  |  15:40 WIB
Kendaraan bermotor terjebak kemacetan lalu lintas di jalan di atas Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi II yang belum beroperasi di Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kendaraan bermotor terjebak kemacetan lalu lintas di jalan di atas Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi II yang belum beroperasi di Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA – Pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Cinere mendekati penyelesaian konstruksi dan ditargetkan dapat beroperasi sebelum momentum lebaran Idulfitri tahun ini.

Hingga akhir Januari 2020, pembebasan lahan proyek ini telah mencapai 91,04 persen, sedangkan progres konstruksinya telah mencapai 81,12 persen.

PT Cinere Serpong Jaya (CSJ), sebagai salah satu kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere, merupakan perusahaan yang diakuisisi oleh Jasa Marga, PT Waskita Toll Road, dan PT Jakarta Propertindo pada tahun 2015 dengan porsi saham masing-masing 55 persen, 35 persen, dan 10 persen.

Jalan Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 km, terdiri dari dua seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Ciputat (6,59 Km) dan Seksi 2 Ciputat-Cinere (3,55 Km). Ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere.

Jalan Tol yang termasuk bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) II ini akan tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Kunciran dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.

Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari mengatakan untuk keperluan pengadaan tanah perseroan memperoleh kredit sindikasi dana talangan tanah sebesar Rp 950 miliar pada September 2018, dan sisanya merupakan SHL dari total kebutuhan dana pengadaan tanah sekitar Rp3,9 triliun.

“Sampai dengan saat ini, PT CSJ telah merealisasikan sekitar Rp3,1 triliun untuk luasan lahan yang masuk dalam ROW jalan tol dan lahan-lahan yang terdampak oleh Pembangunan Jalan Tol Serpong-Cinere,” ungkapnya melalui siaran pers, Minggu (1/2/2020).

PT CSJ dan PT Waskita Karya (Persero) selaku kontraktor pembangunan Jalan Tol Serpong-Cinere juga membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk berkoordinasi dan mengawal kelancaran pembebasan tanah dengan masyarakat dan pemilik tanah.

Perseroan optimis pembangunan tol tersebut dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan. Keberadaan Jalan Tol Serpong-Cinere diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah penyangga Jakarta, termasuk dari dan menuju Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Satya Adrianto mengatakan bahwa jalan tol baru ini akan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan. Perseroan juga memiliki Tol Cengkareng-Kunciran dan Tol Manado-Bitung yang akan beroperasi.

“Pertumbuhan pendapatan kombinasi dari kenaikan traffic, pertumbuhan traffic di ruas-ruas baru masih double digit, sementara untuk ruas-ruas yang sudah mature seperti Jagorawi dan lain-lain, pertumbuhannya kurang dari 5 persen,” jelasnya.

Hingga kuartal III/2019, Jasa Marga mencetak pendapatan tol dan jasa lainnya sebesar Rp7,95 triliun. Angka tersebut tumbuh 11,58 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Ruas Jakarta-Cikampek masih menjadi kontributor pendapatan terbesar sebanyak Rp910,52 miliar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol wskt
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top