Ini Harapan Menhub pada Dirut Baru Garuda

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa menjalankan bisnis aviasi tidak bisa bekerja masing-masing.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  17:21 WIB
Ini Harapan Menhub pada Dirut Baru Garuda
Menhub Budi Karya Sumadi saat membuka diskusi panel yang diselenggarakan Bisnis Indonesia bertajuk Polemics and Prospects of the Aviation Industry: Airfares, Competition, and Efficiency pada Rabu 25 September 2019. - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan mengharapkan seluruh maskapai nasional berkolaborasi termasuk PT Garuda Indonesia Tbk., (Persero) dan maskapai PT Sriwijaya Air.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa menjalankan bisnis aviasi tidak bisa bekerja masing-masing.

"Saya pikir semua maskapai perlu berkolaborasi, tak mungkin sendiri-sendiri. Jadi mereka punya positioning sendiri dan buat rencana ke depan sendiri, nanti kita atur mana Garuda mana bukan Garuda untuk pricing dan sebagainya," jelasnya, Kamis (23/1/2020).

Dia menegaskan percaya bahwa Garuda Indonesia memiliki strategi yang baik. Mengenai tiket murah, dia menyatakan mustinya dari kapasitas 100 persen selama ini 30 persen yang  kosong. Dari kapasitas 30 persen kosong itu bisa dijual murah dengan skema penjulaan lebih cepat mulai dari 3 bulan sebelumnya.

Menhub menekankan bahwa pemilihan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra merupakan kewenangan Menteri BUMN Erick Thohir. Terkait dengan direktur yang mengurus keselamatan, perawatan dan operasi sudah dilakukan penilaian oleh Kemenhub.

"Garuda adalah national flight carrier menjadi kebanggaan kita di satu sisi kita mendukung Garuda, tapi Garuda juga harus beri ruang ke stakeholder lain untuk dapat menjadikan Garuda sebagai partner," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia, erick thohir

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top