Dirutnya Tersandung Kasus Jiwasraya, MYRX Tetap Lanjutkan Proyek, Ini Daftarnya

MYRX juga membenarkan bahwa pihaknya sedang dalam proses negosiasi dengan para kreditur untuk penyelesaian pinjaman individu.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  08:24 WIB
Dirutnya Tersandung Kasus Jiwasraya, MYRX Tetap Lanjutkan Proyek, Ini Daftarnya
Ilustrasi - PT Hanson International Tbk - www.hanson.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hanson International Tbk. (MYRX) memastikan bahwa proyek-proyek propertinya akan tetap berjalan meski Direktur Utamanya Benny Tjokrosaputro tengah tersangkut kasus hukum PT Asuransi Jiwasraya.

Ronny Agung Suseno, Direktur sekaligus Corporate Secretary MYRX, mengatakan bahwa proyek-proyek properti perseroan akan tetap berjalan sesuai dengan rencana awal yang telah dirancang.

“Proyek-proyek [properti] Hanson tetap berjalan sebagaimana rencana masing-masing proyek karena mempunyai kas dan ada mitra yang mengerjakan,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (15/1/2020).

Berdasarkan klarifikasi yang disampaikan MYRX melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan bisa tetap menjalankan kegiatan usahanya meski dikabarkan kas perusahaan sedang kering.

Ronny menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kas kering adalah perseroan tidak mempunyai kemampuan untuk membayarkan seluruh pinjaman individu untuk saat ini. Namun, perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya, karena tiap-tiap proyek mempunyai kas sendiri.

Dalam klarifikasi yang disampaikan, MYRX juga membenarkan bahwa pihaknya sedang dalam proses negosiasi dengan para kreditur untuk penyelesaian pinjaman individu.

Ronny menjelaskan bahwa saat ini perseroan dan para kreditur dalam tahap negosiasi atas penyelesaian pembayaran dengan asset (asset settlement), yakni dalam penyelesaian pinjaman tersebut dapat dialihkan atau digantikan dengan pembelian properti berupa kaveling.

Namun, ketika Bisnis mencoba untuk meminta penjelasan apa saja aset properti miik MYRX yang akan ditawarkan kepada nasabah, Ronny belum memberi jawaban.

Berdasarkan informasi yang dimuat pada laman resmi Hanson International, perseroan saat ini memiliki empat proyek properti yang sedang berjalan yaitu Citra Maja Raya 1, Citra Maja Raya 2 yang berlokasi di Maja Lebak Banten, perumahan Forest Hill yang berlokasi di Jalan Raya Dago, Parung Panjang, serta proyek Millennium City di Cisauk, Tangerang.

Untuk proyek Citra Maja Raya, MYRX bermitra dengan Ciputra Group. Proyek tersebut dikembangkan dengan konsep kawasan terintegrasi yang di dalamnya mencakup pembangunan perumahan, properti komersial, dan fasilitas lain dengan total luas lahan mencapai 26.000 hektare.

Sementara itu, aset-aset properti yang dimiliki Hanson tercatat antara lain adalah lahan seluas 850 hektare yang terletak di sepanjang stasiun kereta Parung Panjang, Cicayur, Serpong, dan Cisauk.

Perseroan juga memiliki 3.400 hektare lahan yang berlokasi di Maja. Selanjutnya, lahan seluas 460 hektare di area Pantai Harapan Jaya di utara Bekas, dan lahan seluas 150 hektare di Cengkareng yang berlokasi di sebelah barat Bandara International Soekarno-Hatta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jiwasraya, hanson international

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top