Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal IV/2019, Industri Pengolahan Masih Melambat

Bank Indonesia menyebut pencatatan kinerja Prompt Manufacturing Index (PMI) kuartal IV/2019 melambat dibandingkan dengan kinerja pada kuartal sebelumnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  12:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan kinerja industri pengolahan pada kuartal IV/2019 masih berada pada fase ekspansi tetapi melambat.

Bank Indonesia menyebut pencatatan kinerja Prompt Manufacturing Index (PMI) kuartal IV/2019 melambat dibandingkan dengan kinerja pada kuartal sebelumnya.

Secara rinci dikutip dari Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia, Senin (13/1/2020), PMI tercatat sebesar 51,50% pada kuartal IV/2019, lebih rendah dari 52,04% pada kuartal III/2019.

"Ekspansi kinerja industri pengolahan terjadi pada sebagian besar subsektor, dengan ekspansi tertinggi pada industri semen dan barang galian nonlogam yang didorong oleh ekspansi volume produksi dan pesanan barang input," jelas Bank Indonesia.

Adapun ekspansi industri pengolahan diprakirakan lebih tinggi pada kuartal I/2020.

Hal tersebut terindikasi dari PMI Bank Indonesia pada kuartal I/2020 yang diprakirakan meningkat menjadi 52,73%.

Ekspansi kegiatan usaha diprakirakan terjadi pada sebagian besar subsektor, dengan ekspansi tertinggi terjadi pada industri semen dan barang galian nonlogam.

Kemudian diikuti dengan peningkatan kinerja pada industri barang kayu dan hasil hutan lainnya, serta industri makanan, minuman, dan tembakau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pengolahan
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top