Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KKP Masih Bahas Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan perlu jalan tengah yang bisa memfasilitasi kepentingan nelayan dan kelestarian alam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Desember 2019  |  19:40 WIB
Petugas Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya menunjukkan benih lobster yang hendak diselundupkan dari Cilacap ke Surabaya di kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (18/4/2018). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Petugas Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya menunjukkan benih lobster yang hendak diselundupkan dari Cilacap ke Surabaya di kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (18/4/2018). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan masih mematangkan rencana membuka kembali ekspor benih lobster.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku pihaknya masih terus mengumpulkan masukan terkait kebijakan itu.

"Dibahas terus, semua opsi kami buka, kami lihat. Tentunya nanti akan diputuskan, akan diumumkan pada waktunya," ujarnya seusai mengikuti Pawai Budaya Nitilaku 2019 di kawasan Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (15/12/2019).

Seperti dilansir Antara, Edhy mengungkapkan polemik ekspor benih lobster memang harus menemukan jalan tengah. Pasalnya, ada nelayan yang bergantung pada penangkapan benih lobster, tapi ada juga yang bergantung pada lobster dewasa.

Dia menegaskan jalan tengah ini pun harus mengakomodasi kelestarian lingkungan.

"Tinggal kita lihat jalan tengahnya seperti apa. Tidak boleh lingkungan rusak karena ambisi pribadi, tapi juga jangan demi alasan lingkungan saja pertumbuhan ekonomi kita tunda," ucap Edhy.

Dia menuturkan saat masih duduk di Komisi IV DPR pun, dirinya mendapatkan banyak masukan dari nelayan mengenai kebijakan pelarangan penangkapan benih lobster yang diterapkan pemerintah kala itu. 

"Mereka keberatan, mereka mau makan apa. Ini juga kita dengar kan. Keputusan itu diminta difasilitasi, sampai sekarang kan belum ada," tutur politisi Partai Gerindra ini.

Di sisi lain, pelarangan tersebut ternyata tak sepenuhnya mampu membendung penyelundupan benih lobster. Meski mengklaim memiliki data terkait penyelundupan yang terjadi, Edhy enggan membukanya ke publik.

Dia menerangkan untuk menjaga kelestarian populasi lobster, nantinya lobster yang dibudidayakan harus dikembalikan pihak pembudidaya ke alam, dengan porsi antara 2,5-5 persen. Lobster yang dikembalikan pun harus lebih dulu dipastikan berada di usia tertentu agar kuat bertahan di alam. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan benih lobster yang mampu bertahan dan tumbuh di alam tak lebih dari 1 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian kelautan dan perikanan Lobster

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top