Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Batam Kian Diburu Pengembang Nasional

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di Batam juga membuat pengembang properti makin percaya diri untuk menjalankan bisnis di daerah tersebut.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 13 Desember 2019  |  18:08 WIB
apartemen meistersatads batam - istimewa
apartemen meistersatads batam - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Peluang bisnis properti di Batam diprediksi makin menjanjikan yang ditandai dengan kian banyaknya pengembang yang membangun proyek pada kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Beberapa pengembang yang memiliki proyek properti di Batam antara lain adalah Sinar Mas Land melalui Nuvasa Bay, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. melalui Meisterstadt, Triniti Land dengan proyek Marcs Boulevard, Ciputra Group melalui proyeknya Ciputra Plaza Nagoya, dan PT Agung Podomoro Land Tbk. melalui proyek Orchard Park.

Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk. Paul Christian mengatakan bahwa proyek di Batam masih akan menjadi fokus pengembangan perusahaan pada tahun depan. Proyek yang bakal fokus untuk dikembangkan ialah rumah tapak.

“Ke depannya memang rumah tapak diprediksi bakal lebih diminati pasar. Oleh sebab itu, kami berencana membangun proyek rumah tapak dan salah satunya berlokasi di Batam,” ujar Paul kepada Bisnis, Jumat (13/12/2019).

Perusahaan properti dengan kode emiten APLN itu tengah mengembangkan kawasan superblok yaitu Orchard Park yang berlokai di Batam. Pengembangan kawasan tersebut terdiri dari rumah tapak, apartemen, area komersial, SOHO, serta pusat gaya hidup dan hiburan.

Pengembang lainnya yang juga memiliki proyek pengembangan properti di Batam ialah Triniti Land.

Presiden Direktur Triniti Land Ishak Chandra menargetkan pada tahun depan proses konstruksi proyek mixed-use di Batam Marcs Boulevard bisa dilaksanakan.

“Kami melihat adanya minat yang cukup besar dari para investor untuk properti di Batam masih cukup bagus. Oleh sebab itu, kami akan kejar peluang tersebut,” ucapnya.

Ishak mengatakan meski letak Batam berdekatan dengan Singapura, tetapi potensi pasar properti di daerah tersebut tidak hanya didominasi dari investor asing saja, tetapi juga banyak yang berasal dari investor lokal.

“Saat ini investor itu tidak hanya investasi di daerah-daerahnya, tetapi mereka mulai ke merambah ke daerah-daerah lainnya yang dianggap potensial seperti Batam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ishak mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di Batam juga membuat pengembang properti makin percaya diri untuk menjalankan bisnis di daerah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura properti batam
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top