Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Enam Jurus BI Majukan Ekonomi Indonesia 2020

Pertama, kebijakan moneter tetap akomodatif. Kedua, kebijakan makroprudensial yang akomodatif akan ditempuh untuk mendorong pembiayaan ekonomi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 29 November 2019  |  05:13 WIB
Pengunjung meninggalkan kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 17 Januari 2019. - REUTERS/Willy Kurniawan
Pengunjung meninggalkan kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 17 Januari 2019. - REUTERS/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia merumuskan enam langkah terdekat memajukan perekonomian Indonesia pada 2020.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko menyatakan dalam kondisi perekonomian global yang belum kondusif, bauran kebijakan Bank Indonesia yang telah ditempuh pada 2019 akan semakin diperkuat pada tahun 2020 mendatang.

Dia menyatakan, penguatan itu akan melalui enam fokus area kebijakan yang akan ditempuh oleh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan.

Pertama, kebijakan moneter tetap akomodatif. Kedua, kebijakan makroprudensial yang akomodatif akan ditempuh untuk mendorong pembiayaan ekonomi.

Ketiga, kebijakan sistem pembayaran difokuskan pada penguatan instrumen dan infrastruktur publik berbasis digital. Dia memerinci, langkah ini akan dilakukan dengan melakukan 5 Inisiatif SPI antara lain; Pengembangan Open Banking, Penguatan konfigurasi sistem pembayaran ritel, Penguatan infrastruktur pasar keuangan, Pengembangan infrastruktur publik untuk data, dan Penguatan framework pengaturan, perizinan, dan pengawasan.

Selain itu, sebagai dukungan BI dalam integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional, Bank Indonesia juga mendiseminasikan arah kebijakan Sistem Pembayaran Indonesia ke depan melalui publikasi buku Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025: Menavigasi Sistem Pembayaran Nasional di Era Digital.

Keempat, Kebijakan Pendalaman Pasar Uang diperkuat untuk mendukung efektivitas kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif.

Kelima, Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Syariah dan UMKM terus didorong agar menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia.

Keenam, memperkuat sinergi dengan fokus pada beberapa aspek yakni; sinergi kebijakan makroekonomi dan sistem keuangan untuk menjaga stabilitas, sinergi transformasi ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat struktur ekonomi, dan sinergi dalam inovasi digital untuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional.

Dalam kesempatan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019, Onny menambahkan Bank Indonesia memberikan penghargaan atau BI Award tahun 2019 kepada 39 pelaku ekonomi dari 13 kategori yang terdiri dari korporasi, individu, perbankan, dan klaster sebagai suatu bentuk apresiasi atas kinerja terbaik para pelaku ekonomi dalam mendukung pelaksanaan tugas BI.

Dia menyatakan, penghargaan ini juga merefleksikan jalinan sinergi antara BI dan para pelaku ekonomi yang bersama-sama Pemerintah, OJK, dan LPS berupaya mewujudkan stabilitas makrekonomi dan memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top