Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin : Kendaraan Listrik Butuh Insentif

Pemerintah perlu menyediakan sejumlah insentif untuk mencapai target penggunaan kendaraan listrik sebesar 20% pada 2025.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:25 WIB
Mobil listrik Nissan Leaf dipamerkan dalam ajang Tokyo Motor Show - REUTERS/Edgar Su
Mobil listrik Nissan Leaf dipamerkan dalam ajang Tokyo Motor Show - REUTERS/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah perlu menyediakan sejumlah insentif untuk mencapai target penggunaan kendaraan listrik sebesar 20% pada 2025.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan mengungkapkan Norwegia memberikan insentif senilai Rp250 juta hingga Rp270 juta bagi masyarakatnya yang membeli kendaraan listrik dengan nilai Rp600 juta.

Menurutnya, dengan semakin banyak pengguna kendaraan listrik, harga akan semakin kompetitif untuk masyarakat. Apalagi, selain karena ekosistem yang belum terbentuk, selama ini tantangan pengembangan kendaraan listrik terletak pada sisi harga.

Johnny menilai penggunaan mobil listrik yang masih belum masuk dalam skala keekonomian akan menyulitkan percepatan penggunaan kendaraan listrik. Salah satu percepatan penggunaan kendaraan listrik yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan kendaraan roda dua berbasis baterai listrik.

"Sepeda sudah listrik, motor baru, kenapa tidak dicoba dulu supaya nanti harga baterainya murah? Kalau tidak dimulai, kapan turunnya cost-nya?" katanya. 

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menilai percepataan penggunaan kendaraan listrik akan lebih mudah dilakukan mulai dari motor dan bus listrik.

Asisten Deputi Industri Penunjang Infrastruktur Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim dan Investasi Firdausi Manti mengatakan motor listrik dan bus listrik lebih mudah penjualannya daripada mobil listrik. 

Misalnya, masyarakat dalam memilih menggunakan bus listrik hanya memperhitungkan kenyamanan dan tarif yang murah, sedangkan dalam pembelian mobil akan ada lebih banyak pertimbangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin Kendaraan Listrik
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top