Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengisian Air Rampung, Bendungan Sindangheula Segera Diresmikan

BBWS Cidanau Ciujung Cidurian harus segera mengurus sertifikat operasi dan pemeliharaan agar bendungan tersebut bisa segera diresmikan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 November 2019  |  13:21 WIB
Pengisian air di Bendungan Sindangheula selesai sehingga siap diresmikan. - Bisnis/Aprianus Doni T.
Pengisian air di Bendungan Sindangheula selesai sehingga siap diresmikan. - Bisnis/Aprianus Doni T.

Bisnis.com, SERANG — Setelah dilakukan pengisian awal atau impounding, Bendungan Sindangheula, di Kabupaten Serang, banten diperkirakan sudah dapat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal tahun depan.

Walhasil, masyarakat Kabupaten dan Kota Serang segera merasakan banyak manfaat, mulai dari ketersediaan sumber air baku dan irigasi hingga menjadi destinasi baru pariwisata.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hari Suprayogi mengatakan bahwa pengelola bendungan yakni Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau Ciujung Cidurian harus segera mengurus sertifikat operasi dan pemeliharaan agar bendungan tersebut bisa segera diresmikan.

"Sekarang sudah bisa dilakukan penggenangan atau impounding. Saya kira satu musim [hujan] bisa penuh sehingga kira-kira awal 2020 sudah bisa diresmikan. Namun, itu tergantung, teman-teman harus mengurus sertifikat OP [operasi dan pemeliharaan]-nya," ujarnya di Serang, Senin (25/11/2019).

Bendungan dengan kapasitas tampung mencapai 9,26 juta meter kubik per detik itu diharapkan memberi sejumlah manfaat di antaranya, memenuhi kebutuhan irigasi ke sekitar 1.000 hektare sawah, mereduksi banjir hingga 50.000 meter kubik per detik, dan menyediakan air baku 0,80 meter kubik per detik. Selain itu, bendungan ini juga berpotensi menjadi objek wisata baru di Serang.

Yogi menyarankan agar pengelola bendungan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang untuk menentukan zona wisata yang memungkinkan untuk dikembangkan.

"Untuk pariwisata diarahkan saja ke daerah genangan atau hilir. Jadi, teman-teman juga membantu pemkab [Serang] mana saja zonanya," katanya.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Bendungan BBWS Cidanau Ciujung Cidurian Suherlan menambahkan bahwa rencana pengembangan titik-titik yang akan dijadikan zona wisata baru akan dilakukan tahun depan.

"Pada 2020 akan ada kajian pengembangan area wisata. Kami akan lakukan kajian bersama dengan pemkab, mana daerah yang cocok [sebagai kawasan wisata]," ujarnya.

Kendati belum ditentukan secara pasti, dia menilai bahwa konsep wisata air adalah yang paling memungkinkan dibangun di sekitar bendungan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air bendungan serang
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top