Asyik, Pelintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bonus Pemandangan Gajah

Pimpinan Proyek Tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 1 & 2 Bambang Hendrarto mengatakan pemandangan aktivitas gajah bakal dijumpai di seksi 2 yang menghubungkan Minas dengan Petapahan.
Arif Gunawan & Rivki Maulana
Arif Gunawan & Rivki Maulana - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:00 WIB
Asyik, Pelintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bonus Pemandangan Gajah
Sejumlah gajah mencari makan di padang rumput Pusat Pelatihan Gajah di Pekanbaru, Jumat (22/11/2019). Aktivitas gajah di pusat pelatihan yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau tersebut berdampingan dengan proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 2 yang menghubungkan Minas dengan Petapahan. BISNIS - Himawan L Nugraha


Bisnis.com, PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) tengah mengebut konstruksi jalan tol Pekanbaru-Dumai sejauh 131 kilometer. Jalan tol ini akan menyuguhkan panorama habitat gajah Sumatra di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Pimpinan Proyek Tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 1 & 2 Bambang Hendrarto mengatakan pemandangan aktivitas gajah bakal dijumpai di seksi 2 yang menghubungkan Minas dengan Petapahan.

Dia menambahkan, jalan tol Pekdum berdampingan dengan Pusat Pelatihan Gajah yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau di STA 12+250.

"Di bawah jembatan ini ada sungai tempat bermain gajah. Kami akan buat [kolong] jembatan sealami mungkin agar tidak menggangu gajah," ujarnya kepada Bisnis.com di Minas, Jumat (22/11/2019).

Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 yang menyambangi jalan tol Pekdum seksi 2 melihat kawanan gajah tengah memamah sumpitan. Kawanan gajah itu tampak asyik kendati dalam jarak sekira seratus meter terdapat aktivitas konstruksi jalan tol.

Secara keseluruhan, Hutama Karya akan membuat fasilitas pelintasan gajah di enam lokasi. Lima lokasi pelintasan gajah terdapat di seksi 4, yaitu STA 61 atau 61 kilometer dari Pekanbaru, STA 69+154, STA 71+992, STA 73, dan STA 74+400.

Dalam catatan Bisnis.com, jalan tol Pekdum semula tidak dirancang melewati kawasan konservasi. Namun, trase jalan tol ternyata tetap bersinggungan dengan daerah jelajah (homerange) gajah sehingga perlu jalur pelintasan khusus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, bni, hutama karya, Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top