Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lapangan Prabumulih Jadi Tulang Punggung Produksi Minyak Pertamina EP

Lapangan Prabumulih menjadi tulang punggung PT Pertamina EP dalam mencapai target produksi minyak.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 21 November 2019  |  14:56 WIB
Pompa angguk milik Unit Bisnis Pertamina EP Sangasanga Tarakan di sumur minyak Juata, Tarakan, Kalimantan Timur. - JIBI
Pompa angguk milik Unit Bisnis Pertamina EP Sangasanga Tarakan di sumur minyak Juata, Tarakan, Kalimantan Timur. - JIBI

Bisnis.com, PRABUMULIH - Lapangan Prabumulih menjadi tulang punggung PT Pertamina EP dalam mencapai target produksi minyak.

Field Manager Pertamina EP Prabumulih Ndirga Andri Sisworo mengatakan untuk produksi gas dari Prabumulih Field lebih rendah dibandingkan dengan Pendopo Field, aset milik Pertamina EP lainnya. Dari total produksi gas Pertamina EP Asset 2 yang sebesar 389 MMscfd, porsi produksi Prabumulih Field sebesar 38,5%. 

Adapun gas yang dihasilkan Pendopo Field untuk Pertamina EP Asset 2 berkontribusi hingga 57,8%.

Meskipun produksi gas kalah jauh, Prabumulih Field dinilai lebih unggul dalam produksi minyak. Setidaknya dari total produksi minyak Pertamina EP yang sebanyak 18.158 barel per hari (bph), porsi produksi Prabumulih Field mencapai 49,11%.

Ndirga menilai penurunan produksi adalah suatu hal yang alami terjadi dalam setiap sumur. Pengeboran sumur baru merupakan salah satu langkah dari Pertamina EP untuk menjaga produksi.

"Decline atau penurunan produksi merupakan hal natural karena air yang mulai naik. Yang kami lakukan, berupaya dengan menambah sumur. Sumur-sumur yang lama juga kami injeksi biar tidak terlalu turun," katanya.

Adapun produksi minyak Pertamina EP Asset 2 di Prabumulih Field menjelang akhir tahun ini diperkirakan mencapai 9.200 bph atau meningkat 3,16% dari target awal tahun.

Pada awal tahun, target produksi minyak dari Prabumulih Field diharapkan mampu mencapai 8.918 bopd. Sementara itu, target produksi gas pada awal tahun di Prabumulih Field sebanyak 151,54 MMscfd.

Adanya peningkatan tersebut disebabkan mulai berproduksinya sumur Talang Jimar (TLJ) 248 pada pekan depan. Sumur tersebut akan menambah satu lagi sumur produksi Pertamina EP Prabumulih Field yang saat ini telah berjumlah 183 sumur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina ep
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top