Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Helicity Punya Layanan Ambulans Terbang, Berapa Sih Tarifnya?

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan komponen biaya layanan heli medivac melibatkan dua aspek, yakni bisnis helikopter dan kesehatan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 20 November 2019  |  07:06 WIB
CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja sedang menjelaskan tahapan proyek heliport di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (15/4/2019). JIBI/Bisnis - Rio Sandy Pradana
CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja sedang menjelaskan tahapan proyek heliport di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (15/4/2019). JIBI/Bisnis - Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - Helicity, salah satu layanan sewa helikopter dari Whitesky Aviation, membeberkan komponen biaya layanan heli khusus ambulans dan evakuasi (heli medivac) yang diluncurkan pada Januari 2020.

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan komponen biaya layanan melibatkan dua aspek, yakni bisnis helikopter dan kesehatan. Kedua hal tersebut menjadi dasar pembentukan tarif layanan heli medivac

"Perbedaan layanan heli medivac dengan yang reguler adalah mempersyaratkan adanya respons cepat, sehingga akan berdampak signifikan terhadap tarif layanan. Tarif layanan sedang kami kaji agar dapat memenuhi service level yang optimal," katanya kepada Bisnis.com, Selasa (19/11/2019).

Dia menambahkan respons cepat tersebut membutuhkan kru helikopter dan petugas medis yang harus selalu siaga. Di sisi lain, perlu ada sejumlah peralatan yang harus dipersiapkan.

Denon mengakui layanan heli medivac tersebut belum setara dengan helikopter berbasis layanan kesehatan darurat (emergency medical service/EMS). Perbedaan secara jelas adalah interior heli EMS sudah lengkap layaknya standar ambulans.

Selain investasi yang mahal untuk penyediaan peralatan kesehatan dan pertolongan pertama untuk pasien, imbuhnya, helikopter EMS juga harus mendapatkan sertifikasi khusus dari Kemenhub.

Denon menjelaskan layanan heli medivac terpisah dari fasilitas rumah sakit. Jadi, layanan tersebut hanya merupakan alternatif tambahan yang ditawarkan pihak rumah sakit kepada pasien.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Helikopter inaca
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top