Teten: Smesco Indonesia harus Jadi One Stop Service bagi UKM

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat one stop service bagi UKM-UKM di Indonesia.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 15 November 2019  |  22:25 WIB
Teten: Smesco Indonesia harus Jadi One Stop Service bagi UKM
Gedung Smesco - smescoindonesia
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat one stop service bagi UKM-UKM di Indonesia.
 
Hal itu sejalan dengan komitmen kementerian untuk terus mendorong pertumbuhan daya saing produk-produk UKM nasional melalui optimalisasi pemasaran produk UKM unggulan daerah di Smesco Indonesia. 
 
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop), Teten Masduki, mengatakan pihaknya akan mendesain kembali format Smesco Indonesia sehingga menjadi tempat pemasaran produk UKM yang diminati pasar domestik atau luar negeri. Manajemen dan pengelolaan Smesco akan diserahkan pada Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop dan UKM yaitu Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM). 
 
"Smesco harus didesain ulang agar produk UKM mampu masuk pada global value chain, dengan begitu daya saing produk UKM ini bisa betul-betul bersaing di pasar domestik atau pasar luar negeri," kata Teten di gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (15/11/2019).
 
Teten mengungkapkan dia tengah meminta masukan dari para pelaku dan pemerhati UKM agar konsep one stop service yang digagasnya untuk pengembangan Smesco Indonesia dapat diaplikasikan dalam waktu dekat. 
 
Menurutnya, saat ini Smesco Indonesia yang menyediakan paviliun dari seluruh propinsi, masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan pengunjungnya terbilang sepi pada hari biasa kendati produk yang dijajakan berkualitas. 
 
"Saya sengaja minta masukan dari penggerak ekonomi sektor UKM karena mereka yang lebih tahu. Kalau nanti sudah terbentuk, saya yakin akan mengubah aktivitas di Smesco, kan sekarang ini masih banyak ruangan kosong. Nah ini akan kami coba rumuskan ulang agar bisa dioptimalkan," ujar Teten.
 
Dengan konsep one stop service yang ingin diwujudkannya, dia berharap Smesco Indonesia bisa menjadi tempat berkumpul atau tujuan wisata belanja bagi masyarakat khususnya yang ingin berbelanja produk-produk unggulan UKM dari berbagai wilayah di Indonesia. 
 
"Ini akan jadi tempat pusat konsultasi dari hulu ke hilir (bagi pelaku UKM), retail gallery sudah ada tapi nanti juga ada (spot) untuk akurasi produk sehingga bisa memberikan penguatan pada brand lokal. Kami punya ambisi Smesco menjadi pusat peradaban baru UKM," katanya.
 
Terkait dengan pembiayaan bagi penguatan SDM pelaku UKM, Mantan Kepala Staf Kepresiden ini menegaskan bahwa sudah ada skim-skim khusus yang bisa diakses oleh pelaku usaha. Seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), akses permodalan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang menjadi BLU dari Kemenkop dan UKM serta skema lainnya. 
 
Dia mengatakan pemerintah akan terus fokus mendorong UKM agar naik kelas dengan memanfaatkan berbagai program pemasaran atau pembiayaan. 
 
"Pembiayaan sudah disiapkan pemerintah dengan berbagai skema. Yang pasti Smesco ini akan jadi pusat one stop services bagi UKM, nanti di sini sebagai tempat belajar, sharing eksperimen dan lainnya," ujar Teten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kementerian koperasi dan ukm, smesco

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top