Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenaker Perkuat Pengembangan Pendidikan Vokasi

Kementerian Ketenagakerjaan meyakini sistem pendidikan dan pelatihan vokasi bisa menjadi jawaban atas kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia (SDM) yang menjadi prioritas pembangunan nasional tahun 2020-2024.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 12 November 2019  |  03:45 WIB
Ilustrasi pendidikan vokasi. - Istimewa
Ilustrasi pendidikan vokasi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan meyakini sistem pendidikan dan pelatihan vokasi bisa menjadi jawaban atas kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia (SDM) yang menjadi prioritas pembangunan nasional tahun 2020-2024.

Guna mengawal pelaksanaan pengembangan SDM di Indonesia melalui pelatihan vokasi, 5 Balai Besar Peningkatan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan 28 perusahaan.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BBPLK Bekasi Herman, Kepala BBPLK Serang Agung Nurohmat, Kepala BBPLK Bandung Aan Subhan, Kepala BBPLK Semarang Edi Susanto, dan Kepala BBPLK Medan M. Muhammad Ali Pasya dengan perwakilan 32 perusahaan di Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/11/2019).

“MoU ini dimaksudkan agar terdapat komitmen bersama antara pemerintah dan swasta khususnya industri dalam mengawal pelaksanaan pengembangan SDM di Indonesia melalui pelatihan vokasi,” ujar Sekjen Kemnaker Khairul Anwar.

Dia mengatakan dalam era yang serba cepat saat ini, keberhasilan suatu pendidikan dan pelatihan vokasi sangat ditentukan oleh kualitas instruktur pengajarnya.

“Melalui tangan-tangan instruktur inilah, kita berharap dapat  memberikan skill-skill terkini sesuai dengan kebutuhan industri yang berkembang pesat kepada masyarakat,” tuturnya.

Dia juga menekankan perlunya pendidikan yang berorientasi vokasional training guna mengatasi masalah ketidaksesuaian antara jenis pekerjaan dengan tingkat pendidikan (missmatch) tenaga kerja.

“Saya minta para instruktur dan mentor pemagangan, selalu memperbaharui dan meningkatkan skill agar dapat seiring dengan perkembangan teknologi di industri,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenaker Pendidikan Vokasi
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top