Menko Airlangga : Penurunan CAD Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi

Menurutnya, perbaikan CAD yang tercatat sebesar US$7,7 miliar atau 2,7% dari PDB pada kuartal III/2019 berjalan seiring dengan menurunnya tingkat pengangguran.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 08 November 2019  |  16:27 WIB
Menko Airlangga : Penurunan CAD Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Bisnis.com, JAKARTA–Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, menurunnya defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) menjadi momentum untuk perbaikan ekonomi hingga akhir tahun.

Menurutnya, perbaikan CAD yang tercatat sebesar US$7,7 miliar atau 2,7% dari PDB pada kuartal III/2019 berjalan seiring dengan menurunnya tingkat pengangguran.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini melaporan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) per Agustus 2019 menurun dari 5,34% pada bulan yang sama tahun sebelumnya menjadi 5,28%.

"Kita lihat unemployment rate kita membaik sehingga dengan demikian ekonomi kita bergerak dan lapangan pekerjaan terserap," ujar Airlangga, Jumat (8/11/2019).

Dalam rangka terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Airlangga mengatakan pihaknya akan terus mendorong ekspor serta investasi hingga akhir tahun 2019.

Selain itu, Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan belanja pemerintah dalam rangka menstimulus perekonomian terutama dari sisi pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga.

Meski TPT tercatat turun, jumlah pengangguran tercatat meningkat dari 7 juta orang pada Agustus 2018 menjadi 7,05 juta orang pda Agustus 2019. Dengan ini, jumlah pengangguran meningkat sebanyak 0,71%.

Lebih lanjut, data TPT menurut pendidikan menunjukkan bahwa pengangguran berlatar belakang pendidikan SMK tercatat masih tinggi pada  angka 10,42%. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pengangguran berlatar belakang pendidikan SMA yang sebesar 7,92%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
defisit transaksi berjalan

Editor : Achmad Aris
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top