Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SKK Migas Berharap Investasi Terdongkrak pada Kuartal IV/2019

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berharap proyek hulu yang berproduksi pada kuartal IV/2019 mampu mendorong investasi migas.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 30 September 2019  |  15:58 WIB
Ilustrasi - Bloomberg
Ilustrasi - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berharap proyek hulu yang berproduksi pada kuartal IV/2019 mampu mendorong investasi migas.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan pencatatan investasi prinsipnya terus berjalan. “Banyak kegiatan yang baru selesai tahapannya di kuartal IV/2019,” katanya, Minggu (29/9/2019).

Menurutnya, selain fokus pada pengerjaan proyek hulu migas tahun ini, pihaknya juga bersiap menggenjot berbagai proyek yang akan berjalan dalam jangka waktu 8 tahun ke depan. Setidaknya ada 40 proyek sepanjang periode 2019 – 2027.

Menurutnya, pengembangan hulu migas sangat dinamis sehingga bisa terjadi perubahan jadwal onstream antara satu tahun fiskal ke tahun berikutnya.

“Info terkait hal tersebut, kami akan perbaharui menjelang setiap akhir tahun,” ujarnya.

Adapun untuk realisasi proyek hulu migas tahun ini hingga kuartall III, ada 3 proyek gas dengan total produksi 200 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd). Tiga proyek itu memerlukan investasi sekitar US$300 juta.

Wisnu menambahkan ada delapan proyek hulu migas yang akan dikerjakan pada kuartal IV/2019. Untuk gas terdiri dari lima proyek, sementara minyak sebanyak tiga proyek dengan total estimasi produksi masing-masing 270 MMscfd dan 10.500 barel per hari (bph).

“Untuk total investasinya US$1,1 miliar,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas investasi migas
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top