Dinding Underpass YIA Akan Dihiasi Ornamen, Ini Usulan Sultan

Pembangunan jalan lintas bawah dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya Tbk. dan PT MCM sejak 2018 dan ditargetkan selesai tahun ini.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 25 September 2019  |  18:09 WIB
Dinding Underpass YIA Akan Dihiasi Ornamen, Ini Usulan Sultan
PT Angkasa Pura I menghabiskan dana sebesar Rp10,5 triliun untuk pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang berada di Kulon Progo, Yogyakarta. - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang melakukan diskusi terkait dengan ornamen di dinding jalan lintas bawah Yogyakarta International Airport yang pengerjaannya akan rampung pada November 2019.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menuturkan bahwa jalan lintas bawah atau underpass di Bandara Yogyakarta International Airport akan rampung pada November tahun ini, lebih cepat dari perkiraan.

"Underpass YIA kan sudah mau selesai, sebentar lagi selesai lebih awal malah, November selesai," ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Sugiyartanto menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengecek kesiapan dari standar operasional prosedur (SOP) pihak kontraktor dan seperti apa perawatan ke depannya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berdiskusi dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X terkait dengan desain dinding jalan lintas bawah akan dihiasi ornamen dengan tema kearifan lokal untuk menambah nilai estetika.

"Baru cek kesiapan mereka buat SOP-nya, maintenance-nya ke depan. Kemarin kami sepakati dengan Ngarso Dalem Sri Sultan terhadap diorama di dalam tunnel beliau [Sultan] sarankan ada diorama penari kiri kanan dengan lampu."

Pembangunan jalan lintas bawah terdiri atas konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter dan jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 110 meter dan 100 meter, sedangkan lebar jalan lintas bawah adalah 7,85 meter, clearence atas 5,20 meter dan samping 18,40 meter.

Pembangunan jalan lintas bawah dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya Tbk. dan PT MCM sejak 2018 dan ditargetkan selesai tahun ini. Pekerjaan konstruksi utama melingkupi pembangunan struktur jalan lintas bawah, penggalian tanah, dan pembuatan drainase.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
underpass, sri sultan hamengkubuwono, bandara yogyakarta

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top