Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bendung Modular Dipakai untuk Naikkan Muka Air Sungai Gugubali

Teknologi bendung modular dapat digunakan pada saluran irigasi premier, sekunder, dan tersier.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 23 September 2019  |  09:36 WIB
Bendung modulat yang diperkenalkan Kementerian PUPR. - Bisnis
Bendung modulat yang diperkenalkan Kementerian PUPR. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggunakan teknologi bendung modular untuk menaikkan tinggi muka air Sungai Gugubali sehingga bisa dimanfaatkan mengairi saluran irigasi di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Teknologi ini dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (Pusair) Ditjen SDA Kementerian PUPR dan telah terdaftar secara paten di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dukungan inovasi dan teknologi diperlukan dalam pembangunan infrastruktur untuk menjadi lebih baik, cepat, dan lebih murah.

"Pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, dan ramah lingkungan juga didorong guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan generasi mendatang," ujarnya dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin (23/9/2019).

Teknologi bendung modular dapat digunakan pada saluran irigasi premier, sekunder, dan tersier dengan keunggulan dari segi mutu konstruksi dan biaya serta direkomendasikan untuk diterapkan pada sungai upper middle reach dengan tipe material sedimen yang dominan berupa pasir halus sampai kerikil.

Pada 2018, Kementerian PUPR telah membangun bendung modular di Sungai Gugubali, Desa Tiley, Pulau Morotai dengan lebar kurang lebih 30 meter dan untuk mengairi daerah irigasi seluas 300 hektare.

Bendung ini terbuat dari susunan blok-blok beton tipe Pusair yang saling mengikat dan mengunci sehingga membentuk struktur ambang dan pelimpah bendung. Berat per unit blok beton sekitar 170 kg sehingga masih dapat diangkat secara manual oleh 2—3 orang dan tidak memerlukan alat berat. Struktur ini juga sangat bermanfaat untuk pekerjaan konstruksi pada daerah terpencil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air bendungan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top