Pengusaha Pelabuhan di Asean akan Studi Banding ke Tanjung Priok

Sejumlah pelaku usaha pelabuhan di Asia Tenggara, yang tergabung di dalam Asean Port Association (APA) berencana melakukan studi banding pada akhir pekan ini ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 September 2019  |  21:41 WIB
Pengusaha Pelabuhan di Asean akan Studi Banding ke Tanjung Priok
Terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, YOGYAKARTA—Sejumlah pelaku usaha pelabuhan di Asia Tenggara, yang tergabung di dalam Asean Port Association (APA) berencana melakukan studi banding pada akhir pekan ini ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Corporate Secretary IPC Shanti Puruhita mengatakan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, bersama dengan Pelindo I, III, dan IV sedang melaksanakan acara APA Sports Meet ke-13 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah pada 17—21 September 2019.

Selain acara olah raga bersama, ajang APA Sports Meet juga menjadi sarana menjalin solidaritas dan kolaborasi antara pengusaha pelabuhan se-Asia Tenggara. Pada akhir acara, sejumlah tamu ingin melakukan studi banding ke Pelabuhan Tanjung Priok, yang dikelola IPC.

Shanti menjelaskan, sebetulnya 9 negara anggota APA saling terkoneksi dan bekerja sama dalam satu regional. Dengan demikian, proses arus barang logistik dapat berjalan semakin lancar.

“Kita harus melakukan sinergi logsitik, tidak saling berkompetisi, karena barang masuknya per regional. Adanya hubungan baik juga bisa menekan cost logistik di Asean,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya pelabuhan adalah salah satu pintu gerbang ekonomi suatu negara. Setiap pelabuhan besar beroperasi, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya ikut bertumbuh. Oleh karena itu, penting adanya saling sinergi antar pelaku usaha di bidang pelabuhan.

Anggota APA sendiri rutin melakukan pertemuan minimal dua kali dalam setahun. Masing-masing perusahaan akan mempresentasikan perkembangan pelabuhannya dan rencana pengembangan ke depan.

“Dari info-info itu, mungkin ada kesempatan kerja sama di berbagai bidang, misalnya IT dan SDM,” imbuhnya.

Adapun, ajang APA Sports Meet dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Setelah Indonesia, Malaysia akan bertindak sebagai tuan rumah pada 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo ii

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top