BrandZ Top 50: BCA Kembali Merajai Pemeringkatan

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk  kembali menyabet peringkat pertama dalam BrandZ Top 50 yang dirilis Kantar Insight Indonesia di tahun ini. 
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  18:08 WIB
BrandZ Top 50: BCA Kembali Merajai Pemeringkatan
Nasabah melakukan transaksi perbankan di myBCA di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia (BCA) Tbk  kembali menyabet peringkat pertama dalam BrandZ Top 50 yang dirilis Kantar Insight Indonesia di tahun ini. 

Group Director Kantar Insights Indonesia Muhammad Ilham mengatakan nilai brand Bank BCA pada tahun ini sebesar US$13,05 miliar atau tumbuh 3% dari tahun sebelumnya.

BCA telah menduduki posisi peringkat pertama sejak 2015. Selain itu. BCA kembali berada pada urutan ke-99 Top 100 Brands Global yang merupakan kali kedua di 2019

"Peringkat BCA di top 100 Brands Global berada di atas brand Adidas BCA. Ini karena BCA mengedepankan inovasi mobile banking yang ramah pengguna sebanyak 20 juta pelanggan," ujarnya dalam acara konferensi pers, Kamis (21/8/2019). 

Di urutan kedua diduduki oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk yang menempati peringkat kedua dengan nilai brand US$10,98 miliar naik dari tahun lalu sebesar 17%.

Penyedia layanan telekomunikasi, Telkomsel menduduki peringkat ketiga dengan brand value senilai US$7,3 miliar.

Di peringkat keempat diduduki oleh brand A Mild dari perusahaan tembakau dengan nilai brand US$7,3 miliar atau turun 15% dari tahun lalu. Di posisi kelima diduduki oleh PT Bank Mandiri Tbk dengan nilai brand US$6,2 miliar atau turun 3% dari tahun lalu.

Peringkat keenam diduduki oleh Gojek dengan nilai US$4,48 miliar atau tumbuh 88% dari tahun lalu. 

 "Tahun lalu Gojek nomer 7 peringkatnya. Tahun ini diperingkat ke enam," katanya. 

Lalu, peringkat ke 7 ditempati Dji Sam Soe dengan nilai US$3,1 miliar atau tumbuh 18% dari tahun lalu.

"Lalu urutan delapan, sembilan dan sepuluh secara berurutan ditempati Surya dengan nilai brand US$2,5 miliar tumbuh 6%, Gudang Garam dengan nilai US$2,4 miliar tumbuh 6% dan Tokopedia dengan nilai brand US$2,2 miliar atau tumbuh 487% dari tahun lalu," tuturnya.

Di peringkat 11, ditempati oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk dengan nilai brand senilai US$2,1 miliar atau turun 4% dari tahun lalu.

Rokok brand Marlboro menempat peringkat 12 dengan nilai US$1,7 miliar atau turun 16% dari tahun lalu. 

"Di urutan 13 ada Traveloka dengan nilai US$1,69 miliar atau naik 111% dari tahun lalu. Disusul Indomie dengan nilai US$1,4 miliar tumbuh 6% dan di peringkat 15 diduduki brand U Mild dengan nilai US$1,2 miliar atau turun 16%," ucap Ilham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brand, bca, merek

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top