Setelah Rebranding, Forest Development Kantongi Penjualan 4 Kali Lipat

Managing Director Forest Development Steve Suryadinata mengatakan bahwa strategi yang dilakukan pihaknya yakni menyesuaikan strategi pengembangan produk dari product-centric menjadi customer -centric. 
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 19 Agustus 2019  |  18:58 WIB
Setelah Rebranding, Forest Development Kantongi Penjualan 4 Kali Lipat
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA --Forest Development, anak usaha milik Hanson Group, sukses melakukan akusisi pada proyek Serpong Kencana dan me-rebranding proyek menjadi Forest Hill hingga mengantongi penjualan sebanyak 4 kali lipat.

Managing Director Forest Development Steve Suryadinata mengatakan bahwa strategi yang dilakukan pihaknya yakni menyesuaikan strategi pengembangan produk dari product-centric menjadi customer -centric

“Awal target kami yakni para generasi Baby Boomers, namun kini kami mengubahnya menjadi generasi milenial dan menyesuaikan produk kami menjadi produk yang diinginkan pasar,” ujarnya pada Bisnis.com, Senin (19/8/2019).

Steve mengatakan bahwa penyesuaian produknya dilakukan dengan melakukan riset serta kolaborasi dengan tim arsitek dari Australia, ahli konstruksi dari Swedia Denmark, dan konsultan teknis dari berbagai negara di dunia serta melakukan berbagai riset untuk mengetahui kebutuhan pasar secara lebih mendalam.

Oleh karena itu, Forest Development mengalami kenaikan jumlah penjualan pada kuartal kedua 2017. “Terjadi peningkatan hampir 4 kali lipat dengan lebih dari 75 persen pembeli yang merupakan para generasi milenial,” ujarnya.

Adapun, rencana pengembangan Forest Hill meliputi pengembangan perumahan modern berbasis transit oriented development (TOD) dengan total luas lahan mencapai 100 hektare, dari perencanaan pembangunan kota mandiri seluas 2000 hektare serta penyediaan lingkungan hijau sebesar 50 persen dari total area.

Marketing Director Development Herry Santoso mengatakan bahwa pihaknya melakukan riset untuk mengetahui kebutuhan para calon pembeli masa kini. Dia menuturkan bahwa para pembeli kini sangat selektif dalam memilih desain rumah, kenyamanan, tingkat kelembaban, serta suhu udara.

Herry mengatakan bahwa pihaknya menggunakan teknologi monitoring dari Amerika Serikat yang dapat mengukur semua faktor kenyamanan tersebut dengan valid sehingga Forest Hill dapat tetap sejuk meski tanpa pendingin ruangan.

Forest Hill juga menghadirkan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan masa kini penghuni seperti pusat bisnis, sekolah dan rumah sakit, bahkan central park yang emmungkinkan penghuni untuk berkebun sayuran, berolahraga di jogging track, melakukan yoga atau aktivitas garden picnic

Selain itu, Forest Hill sebagai perumahan TOD, memiliki jarak yang dekat dengan tol JORR Serpong- Balaraja serta stasiun Kereta Api Listrik (KRL) Parung Panjang. 

Terkait target penjualan, Forest Development menargetkan penjualan cluster terbarunya The Jardin sebanyak 950 unit tahun ini yang kini telah terjual sebanyak 200 unit. Sebelumnya, produk cluster The Village yang memiliki 900 unit serta The Acadia dengan 972 unit telah habis terjual dan akan serah terima akhir tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti, hanson

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top