Pendampingan Industri 4.0 Kemenperin, Sunindo Adiperkasa Jadi Pilot Project

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Perindustrian akan memberikan program pendampingan kepada PT Sunindo Adiperkasa terkait dengan implementasi industri 4.0 pada industri mainan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  18:38 WIB
Pendampingan Industri 4.0 Kemenperin, Sunindo Adiperkasa Jadi Pilot Project
Mainan anak edukatif. - mainanak.com

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Perindustrian akan memberikan program pendampingan kepada PT Sunindo Adiperkasa terkait dengan implementasi industri 4.0 pada industri mainan.

“Kami kedatangan tim Kemenperin, melihat dan berdiskusi terkait program pendampingan untuk implementasi industri 4.0, kita tahu semua bahwa perkembangan teknologi semakin pesat dalam industri akan tetapi kami melihat khusus industri boneka perkembangan teknologinya tidak sepesat industri garmen, misalnya banyak inovasi teknologi garmen yang tercipta seiring dengan perkembangan fashion masyarakat,” ujar CEO PT Sunindo Adiperkasa Iwan Tjen dalam siaran pers, Kamis (15/8/2019).

PT Sunindo Adiperkasa yang sudah 27 tahun berdiri menjadi satu satunya perusahaan mainan yang dipilih oleh Kementerian Perindustrian dan menjadi pilot project.

Menurutnya, Kementerian Perindustrian meninjau langsung ke pabrik mainan Sunindo yang berlokasi di Cileungsi, Jawa Barat pada 15 Agustus 2019. Kemudian, mereka akan memberikan masukan, jika ada kekurangan maka akan diberikan proses pendampingan menuju industri 4.0.

PT Sunindo terpilih karena dinilai telah menjadi perusahaan mainan besar dan sudah melakukan ekspor ke beberapa negara dan bisa menambah daya saing Indonesia.

Dia mnegatakan industri boneka dalam hal inovasinya berkembang pesat tetapi tidak didukung dengan inovasi teknologi sehingga butuh skill untuk membuat boneka kekinian.

PT Sunindo Adiperkasa adalah salah satu perusahaan boneka terbesar di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan pasar boneka internasional.

Sebagai perusahaan yang mampu memenuhi standar kualitas boneka dunia dan salah satu perusahaan yang selalu menggunakan material yang lolos uji Standar Nasional Indonesia (SNI), ICTI, ASTM, EN 71 dan standar standar lainnya sehingga aman untuk anak anak.

Dari penilaian tersebut, PT Sunindo Adiperkasa dianggap pantas menjadi pilot project untuk industri 4.0, bagaimana proses kerja dapat terpantau dengan cepat dan bisa mengurangi proses kerja yang memakan waktu lama untuk membantu perusahaan menjadi semakin produktif.

Industri 4.0 merupakan program pemerintah untuk membawa industri manufaktur Indonesia berdaya saing baik di dalam maupun luar negeri.

“Produk kami sudah diuji kualitasnya dan sangat laris di pasar ekspor baik di Amerika maupun Australia yang menjadi market terbesar kami dan juga Eropa, Timur Tengah dan Asia,” ungkapnya.

Industri mainan merupakan salah satu industri prioritas dan sudah menyerap lapangan kerja dan pihaknya termasuk perusahaan mainan yang sudah berkontribusi terhadap ekonomi nasional.

Industri mainan dunia terus tumbuh dari 2007-2017, pasar mainan dunia sudah mencapai angka US$ 89 miliar dan diprediksi naik menjadi US$ 99 miliar pada 2022.

Indonesia termasuk salah satu pasar mainan terbesar di dunia dengan nilai ekspor mencapai US$ 300 juta pada 2017.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenperin, industri mainan

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top