Intiland Luncurkan Dua Klaster Baru di Surabaya

Pertumbuhan pasar properti, khususnya kebutuhan terhadap unit-unit rumah tapak relatif tumbuh secara stabil.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  17:04 WIB
Intiland Luncurkan Dua Klaster Baru di Surabaya
Graha Natura Intiland - intiland.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Intiland Development Tbk. memperkuat posisinya di Surabaya dengan meluncurkan dua klaster baru, yakni Acacia dan Gravillea di kawasan perumahan Graha Natura.

Dua klaster tersebut berada berdekatan dengan area komersial serta menawarkan unit-unit rumah eksklusif berbagai tipe.

Harto Laksono, Direktur Marketing PT Intiland Grande, anak usaha PT Intiland Development Tbk. (DILD), menjelaskan bahwa pertumbuhan pasar properti, khususnya kebutuhan terhadap unit-unit rumah tapak relatif tumbuh secara stabil.

Meskipun pasar properti secara umum mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir, kata Harto, tingkat kebutuhan masyarakat terhadap penyediaan perumahan masih relatif ada.

“Dari empat segmen pengembangan properti Intiland di Kota Surabaya, perumahan menjadi salah satu segmen yang pertumbuhannya cukup menggembirakan. Pengembangan kawasan perumahan Graha Natura adalah salah satu key project kami di Surabaya dan akan terus kami kembangkan sebagai sebuah kawasan hunian terpadu,” kata Harto Laksono melalui siaran pers, Rabu (7/8/2019).

Graha Natura merupakan pengembangan kawasan perumahan seluas 86 hektare. Berlokasi di Surabaya Barat, perumahan itu menjadi salah satu kawasan hunian favorit dan bergengsi bagi masyarakat sekitarnya.

Sesuai rencana pengembangannya, kawasan Graha Natura bakal dilengkapi dengan berbagai klaster hunian dan komersial yang lengkap dengan beragam sarana dan fasilitas pendukung.

Pengembangan dua klaster baru itu, menurut Harto, masing-masing memiliki keunikan dan keunggulan. Keduanya menghadirkan unit-unit rumah dengan keunggulan dari sisi fasilitas, lingkungan, dan aksesibilitasnya.

Dikembangkan di lahan 1,50 hektare, klaster Acacia menyediakan sebanyak 46 unit rumah yang dibanderol dengan harga unit mulai dari Rp1,70 miliar.

Sementara itu, klaster Gravillea dikembangkan di area seluas 1,70 hektare yang dibanderol mulai harga Rp3,50 miliar sampai Rp5,40 miliar. Unit-unit rumah di klaster ini sudah terserap lebih dari 60% terjual,” lanjut Harto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya, intiland

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top