Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Serah Serima Unit Vila Ratnamaya Direncanakan 2021

Minat pembeli properti Bali semakin meningkat sejak awal semester kedua.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  07:16 WIB
Ilustrasi: Berkano di Danau Batur bisa menjadi alternatif kegiatan wisata ketika berlibur di Bali. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019
Ilustrasi: Berkano di Danau Batur bisa menjadi alternatif kegiatan wisata ketika berlibur di Bali. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang vila Ratnamaya, Permata Graha Land Group akan melakukan serah terima unit pada 2021, kendati penjualan tahap pertama hampir habis.

Direktur Marketing Permata Graha Land (PGL) Group Satya Adi mengatakan bahwa minat pembeli properti Bali semakin meningkat sejak awal semester kedua. Terbukti dari penjualan Ratnamaya tahap satu yang hampir terjual habis.

"Sektor properti Bali kembali bergairah terlihat dari meningkatnya angka penjualan yang kami alami. Jika respons bagus begini, bisa lebih cepat selesainya," tuturnya kepada Bisnis (18/7/2019).

Di sisi lain, pembangunan vila akan dilakukan pada akhir tahun depan.

Berkaitan dengan gempa Bali, Satya mengatakan bahwa pembangunan yang akan dilakukan telah memenuhi standar dan jauh dari titik-titik gempa sehingga vila tersebut tetap aman dan tidak terkena dampak gempa secara signifikan.

"Terkait gempa, bukan menjadi salah satu problem bagi kami. Jadi, sejauh ini kami masih konstruksi standar untuk pembangunannya," ujarnya.

Satya menuturkan bahwa sebelumnya, perusahaan menargetkan penjualan tahap pertama akan habis terjual selama setahun, Namun, sebelum akhir tahun diprediksi bisa terjual habis.

Pada tahap ini, vila Ratnamaya hanya tersisa 3 unit dari total 12 unit pada akhir Februari lalu. Proyek Villa Ratnamaya dibangun hanya 20 unit.

Adi menuturkan, khusus 3 unit terakhir ini, Ratnamaya dibanderol sebesar Rp1,70 miliar per unit.

Sementara untuk pemasaran tahap kedua, lanjut Satya, pihaknya segera menyampaikan kepada para konsumen dalam waktu dekat jika tahap pemasaran tahap pertama terjual habis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top