KABAR PASAR 10 JUNI: Momentum Penguatan IHSG Terbuka, Konsumsi Bakal Dongkrak PDB

Berita mengenai momentum penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) serta optimisme terhadap konsumsi dalam negeri menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (10/6/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  08:24 WIB
KABAR PASAR 10 JUNI: Momentum Penguatan IHSG Terbuka, Konsumsi Bakal Dongkrak PDB
Karyawati bearktivitas di samping papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (27/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai momentum penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) serta optimisme terhadap konsumsi dalam negeri menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (10/6/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Momentum Penguatan IHSG Terbuka. Sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri berpotensi mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk menguat setelah libur Idulfi tri selama sepekan. (Bisnis Indonesia)

Konsumsi Bakal Dongkrak PDB. Bank Indonesia optimistis konsumsi dalam negeri pada kuartal II/2019 tetap terjaga, kendati dihantui perlambatan ekonomi dunia. (Bisnis Indonesia)

Angkutan Umum Ditinggalkan. Di tengah kesuksesan menghadirkan arus mudik yang lebih lancar dan aman, peralihan preferensi pemudik dari angkutan umum ke kendaraan pribadi yang masif menjadi bahan evaluasi pemerintah pada tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Pasar Obligasi Menanti Angin Segar. Pelaku mengharapkan pasar obligasi bisa mengalami penguatan setelah libur panjang. Namun, volatilitas nilai tukar rupiah disebut sebagai tantangan yang membayangi pasar surat utang. (Bisnis Indonesia)

Semarak Go Public Setelah Lebaran. Momentum setelah Lebaran banyak dipilih oleh para calon emiten untuk menggelar penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Pasalnya, kondisi pasar modal diharapkan lebih kondusif. (Bisnis Indonesia)

Bursa Saham Mendapat Energi dan Amunisi Baru. Berbagai sentimen positif sedang bertiup ke bursa saham dalam negeri. Mulai dari kenaikan rangking kemudahan berbisnis, pulihnya indeks sektor manufaktur, hingga kenaikan peringkat utang dari Standard & Poor's (S&P). Beragam sentimen positif itu diyakini membawa bursa saham lokal ke area bullish. (Kontan)

Sentimen Baik Berpihak ke Indonesia. Kondisi perekonomian Indonesia menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Hal ini terlihat dari penilaian positif dari sejumlah lembaga internasional terhadap Indonesia. (Kontan)

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh Baik di Tengah Perang Dagang. Bank Dunia (World Bank) kembali memangkas prospek pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2019. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,9%. Terbaru, Bank Dunia memangkas proyeksi itu menjadi hanya 2,6%. (Kontan)

Bahas Lima Tantangan di Pertemuan G20. Menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara dengan kapasitas perekonomian atau produk domestik bruto (PDB) terbesar di dunia membahas situasi perekonomian global terkini di Jepang. Negara yang yang tergabung di G20 ini menyikapi perkembangan dampak perang dagang maupun perekonomian terkini. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar pasar

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top