Nando Ungkap Sensasi Menggunakan Bus untuk Mudik

Sejumlah pemudik tetap setia memilih bus untuk pulang kampung karena merasa perjalanannya memiliki sensasi tersendiri.
Nando Ungkap Sensasi Menggunakan Bus untuk Mudik
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  13:41 WIB
Nando Ungkap Sensasi Menggunakan Bus untuk Mudik
Calon pemudik menunggu bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Kepala Satuan Pelaksana Terminal Terpadu Pulo Gebang Emiral August Winanto mengatakan Terminal Bus Pulo Gebang telah menyiapkan 965 armada reguler dan 200 armada bantuan, dan diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 lebaran. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah pemudik tetap setia memilih bus untuk pulang kampung karena merasa perjalanannya memiliki sensasi tersendiri.

"Kalau naik pesawat, baru berangkat sudah sampai, biasa saja, tidak ada sensasinya, berbeda kalau naik bus," kata salah seorang pemudik tujuan Sumatera Selatan, Nando (22), di Terminal Kampung Rambutan, Jumat (31/5/2019).

Menurut Nando, pulang menggunakan bus memiliki cerita-cerita seru di sepanjang perjalanan yang nantinya akan menjadi kenangan mudik.

"Kita bisa lihat keindahan Indonesia di sepanjang perjalanan, merasakan puasa dan berbuka di perjalanan, juga ada kejadian-kejadian menarik dan itu tidak kita kita dapatkan kalau naik pesawat," kata dia.

Dia mengaku tidak merasa rugi mudik menggunakan bus meski harga tiketnya tidak berbeda jauh dengan tiket pesawat.

"Yang penting suasananya itu, jangankan harga, waktu saja rasanya tidak rugi, ke tempat saya sekitar 17 jam perjalanan, kalau pesawat malah bisa satu jam," katanya.

Nando mendapatkan tiket ke Palembang Sumatera Selatan seharga Rp550.000, ia membeli sesaat sebelum berangkat di loket Terminal Kampung Rambutan, harga tersebut tidak jauh berbeda kalau dibandingkan dengan tiket pesawat dilihatnya di aplikasi tiket online, yakni sekitar Rp830.000.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang pemudik tujuan Kota Krui Provinsi Lampung, Dodi Saputra, ia memilih mudik menggunakan bus karena suasana kekeluargaan antar penumpang.

"Kita saling tidak kenal, namun tujuan sama, akhirnya berinteraksi dan merasa memiliki nasib yang sama terasa kekeluargaannya, sama-sama susah senang di perjalanan," katanya.

Pemudik lainnya, Dewinda, mengatakan ia juga memilih menggunakan bus karena sepanjang perjalanan bisa membayangkan rindu menunggu saat-saat berkumpul dengan keluarga.

"Jadi di perjalanan aku membayangkan orang tua menunggu di terminal, aku turun dari bus bertemu keluarga dengan suasana haru," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, bus mudik

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top