Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI: Tol Batang Semarang Padat, Pemudik agar Perhatikan Marka Jalan

Kepadatan kendaraan sudah dimulai dari Km. 365 dengan kecepatan 10 hingga 20 km/jam. Hingga Km.371, kepadatan belum juga terurai. Kendaraan pribadi masih mendominasi kepadatan lalu lintas.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  13:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan pantauan Tim Jelajah Bisnis pada Jumat (31/5/2019) pukul 13.10, lalu lintas di jalan Tol Semarang Batang masih terpantau padat.

Kepadatan kendaraan sudah dimulai dari Km. 365 dengan kecepatan 10 hingga 20 km/jam. Hingga Km.371, kepadatan belum juga terurai. Kendaraan pribadi masih mendominasi kepadatan lalu lintas.

Sebaliknya, pada lajur jalan tol arah Brebes terpantau lengang. Hanya sedikit kendaraan yang melewati lajur ini.

Karena jalan tol hanya terdiri dari dua jalur dan padat, banyak kendaraaan memilih memanfaatkan bahu jalan untuk dilintasi.

Terpantau polisi yang bertugas di jalan tol berulang kali mengingatkan kendaraan yang menggunakan bahu jalan agar mengikuti peraturan lalu lintas di jalan tol.

Kendaraaan ini pun akhirnya bergeser jalur utama. Namun, hanya selang beberapa menit, kendaraan ini  kembali berjalan di bahu jalan.

Disarankan kepada pemudik agar selalu mengikuti peraturan lalu lintas di jalan tol. Melintasi bahu jalan bisa mengganggu kendaraan lain, juga semakin menimbulkan kepadatan.

Pakar/pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang Joko Setyowarno mengatakan memang harus dibutuhkan kepatuhan pemudik yang bijak untuk memakai jalan tol.

Belum lagi jika terjadi kecelakaan laku lintas di jalan tol. Mobil yang akan melakuksn pertolongan pasti tidak bisa lewat bahu jalan yang sudah terisi penuh kendaraan yang beristirahat.

Alhasil, penanganan kecelakaan tidak bisa segera dilakukan. Terhambat kendaraan yang beristirahat tersebut. Kemacetan bisa jadi berkepanjangan.

"Saat mudik dan balik memang tidak senyanan seperti kondisi biasa. Namun bisa lancar dan selamat tiba di tujuan menjadi harapan semua," katanya, Jumat (31/5/2019).

 

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top