Saldo Kartu Tol Takut Kurang? Jangan Khawatir..

Pemerintah mengantisipasi kurang saldo e-toll para pemudik dengan menyediakan gardu tol khusus pembayaran cash dan gardu top-up e-toll.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  08:14 WIB
Saldo Kartu Tol Takut Kurang? Jangan Khawatir..
Tarif Tol

Bisnis.com, JAKARTA— Mudik tahun ini, warga di pulau Jawa bisa menikmati jalan tol yang tersambung dari Jakarta ke Surabaya. Dana untuk membayar tol harus cukup agar mudik berjalan lancar.

Khawatir dana di kartu tol atau e-money tidak cukup? Sebenarnya sudah diantisipasi pengelola tol. Mereka sudah menyiapkan pengisian kartu tol tersebut.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan pemerintah mengantisipasi kurang saldo e-toll para pemudik dengan menyediakan gardu tol khusus pembayaran cash dan gardu top-up e-toll.

“Kita sediakan tempat top-up e-toll di Cikarang Utama. Jadi kita pastikan mereka yang melintas Trans-Jawa ada tempat-tempat untuk top-up kartu,” tambah Danang baru-baru ini.

Tak hanya di gardu khusus, para pemudik juga bisa melakukan pengisian e-toll dengan menggunakan smartphone yang berfitur near field communication (NFC). Para pemudik bisa pengisian e-toll lewat aplikasi mobile banking bank penerbit atau lewat aplikasi e-commerce. Selain pengisian, pemudik juga bisa mengecek saldo e-toll lewat smartphone mereka.

Dengan beroperasinya jalan tol Trans Jawa ini, telah ditetapkan tarif yang harus dibayar pemudik menggunakan uang elektronik ke setiap wilayah yang akan dituju. Pemudik harus menyiapkan saldo elektronik yang terisi cukup selama melakukan transaksi pembayaran di setiap gerbang tol.

Berikut ini, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR memberikan rincian tarif tol Trans Jawa tahun 2019 untuk kendaraan Golongan I :

Merak – Probolinggo :

  1. Merak – Probolinggo = (Rp. 775.500)
  2. Merak – Cirebon (Via GT Kanci) = (Rp. 192.000)
  3. Merak – Cirebon (Via GT Palimanan) = Rp. 180.000
  4. Merak – Semarang = Rp. 397.500
  5. Merak – Solo = Rp. 474.500
  6. Merak – Surabaya = Rp. 723.500
  7. Merak – Pasuruan (Grati) = Rp. 775.500

Jakarta – Probolinggo :

  1. Jakarta – Probolinggo = Rp. 727.500
  2. Jakarta – Cirebon (Via GT Kanci) = Rp. 144.000
  3. Jakarta – Cirebon (Via GT Palimanan) = Rp. 132.000
  4. Jakarta – Semarang = Rp. 349.500
  5. Jakarta – Solo = Rp. 426.500
  6. Jakarta – Surabaya = Rp. 675.500
  7. Jakarta – Pasuruan (Grati) = Rp. 727.500
  8. Jakarta – Merak (Via JORR) = Rp. 63.000

Probolinggo – Merak :

  1. Probolinggo – Merak = Rp. 775.500
  2. Probolinggo – Surabaya = Rp. 52.000
  3. Probolinggo – Solo = Rp. 301.000
  4. Probolinggo – Semarang = Rp. 383.000

 Tersambungnya tol Trans Jawa, para pengguna tol khususnya para pemudik banyak menerima manfaat yang dirasakan. Yang paling utama adalah kehadiran tol ini dapat memangkas waktu tempuh dan mengurangi biaya operasional kendaraan seperti bahan bakar.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik ini, masyarakat memiliki alternatif pilihan jalur transportasi darat yang lebih cepat dan lebih efisien, disamping tersedianya jalan nasional antar provinsi yang juga sudah ada.

Pemudik juga dapat merasakan manfaat lain dari kehadiran jalan tol Trans Jawa, yaitu dalam mendukung peningkatan kunjungan ke destinasi wisata di daerah yang ingin dituju. Di rest area juga telah disediakan produk-produk lokal Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) seperti kuliner, batik yang dipasarkan dalam meningkatkan ekonomi lokal masyarakat sekitar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran 2019, tarif tol

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top