Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bila Merasa Lelah, Jangan Nekat Lewat Tol Batang-Semarang

Pengemudi yang bakal melintas di jalan tol Batang--Semarang diminta untuk menyiapkan kondisi fisik dan kendaraan guna mencegah kecelakaan di jalan tol.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  13:28 WIB
Bila Merasa Lelah, Jangan Nekat Lewat Tol Batang-Semarang
Ilustrasi - Sejumlah kendaraan melintasi di jalan Tol Batang Semarang saat penyusuran pra uji laik fungsi dan keselamatan Trans Jawa, Batang, Jawa Tengah, Jumat (7/12/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Pengemudi yang bakal melintas di jalan tol Batang--Semarang diminta untuk menyiapkan kondisi fisik dan  kendaraan guna mencegah kecelakaan di jalan tol. Pengemudi disebut rawan mengalami kelelahan saat menempuh jalan tol sepanjang 75 kilometer ini.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Arie Irianto mengatakan jalan tol Batang-Semarang terletak di tengah koridor Trans-Jawa. Dia menambahkan, pengemudi berpeluang besar mengalami kelelahan karena dari Jakarta sudah menempuh enam ruas tol sepanjang lebih dari 300 kilometer.

"Safety ini menjadi issue. Oleh karena itu kami imbau untuk menyiapkan kondisi fisik karena penyebab kecelakaan itu mengantuk dan pecah ban," jelas Arie di Semarang, Selasa (28/5/2019).

Sejak beroperasi akhir 2018, sedikitnya telah terjadi 18 kecelakaan di ruas Batang--Semarang. Salah satu insiden melibatkan Bupati Demak Muhammad Natsir di KM 349 pada 2 Februari 2019. Dalam kecelakaan itu, Natsir mengalami luka ringan sedangkan salah satu ajudannya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Arie menambahkan, JSB menyediakan empat tempat peristirahatan dan pelayanan (TIP) di ruas Batang-Semarang. Dia mengimbau pengemudi yang kelelahan beristirahat dan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan.

Di samping itu, JSB juga memasang sejumlah sarana keselamatan, mulai dari pita penggaduh (rumble stripe) hingga lampu peringatan di area-area gelap atau black spot. Sebagaimana diketahui, pita penggaduh akan menimbulkan suara gaduh bila dilewati kendaraan. Suara itu menjadi peringatan bagi pengemudi yang tak awas terhadap kondisi jalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol batang semarang tol trans jawa mudik lebaran 2019
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top