Kerusakan Jalan di Perbatasan Bengkulu Dikeluhkan

Selain berlubang, jalan nasional yang menjadi alternatif menuju Sumatra Selatan bagi masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma dan Kaur itu juga rawan longsor.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  12:13 WIB
Kerusakan Jalan di Perbatasan Bengkulu Dikeluhkan
Ilustrasi - Salah satu sudut jalan rusak di daerah Lintas Sumatra yang selalu dikeluhkan para pemudik dan perusahaan otobus. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, BENGKULU--Para pengendara yang melintasi rute perbatasan Bengkulu-Sumatra Selatan tepatnya menghubungkan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Pagar Alam mengeluhkan kerusakan jalan di jalur tersebut.

“Kerusakan jalan semakin parah, terutama bagian Bengkulu Selatan ke perbatasan Pagar Alam,” kata supir travel rute Manna-Pagar Alam, Irsan di Bengkulu, Selasa (28/5/2019).

Dia mengatakan selain berlubang, jalan nasional yang menjadi alternatif menuju Sumatra Selatan khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma dan Kaur itu juga rawan longsor.

Saat ini saja kata Irsan, terdapat hampir 17 titik longsor di rute tersebut yang ditangani seadanya dengan membuat batas dan tanda untuk berhati-hati. “Kalau bisa ada alat berat yang disiagakan di jalur itu karena badan jalan sangat sering ditimbun longsor,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan perbaikan jalan nasional dan jalan provinsi belum bisa dilaksanakan karena proses lelang belum selesai.

"Kendala kita saat ini proses lelang dengan tender belum selesai, sehingga perbaikan jalan baik yang menjadi kewenangan nasional maupun provinsi belum bisa dilaksanakan secara maksimal," katanya.

Sejumlah paket proyek pembangunan jalan tersebut, kata dia, rata-rata pada minggu ini baru melakukan penandatanganan kontrak dan ada juga satu atau dua paket yang sudah selesai kontrak, namun secara umum belum berjalan.

Untuk itu, dia meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu memanfaatkan dana rutin yang akan dialokasikan kepada 10 kabupaten/kota agar dilakukan pemeliharaan rutin sehingga jalan yang rusak dan bisa membahayakan pengguna jalan, ditangani terlebih dahulu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bengkulu, lintas sumatra, mudik lebaran 2019

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top