Kapasitas Terpasang Produsen Pakan Udang Bakal Naik 60.000 Ton Tahun Ini

Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) memprediksi kapasitas terpasang industri produsen pakan udang akan mengalami pertumbuhan sebesar 60.000 metrik ton atau 13,04% dari total kapasitas terpasang yang ada saat ini yakni 460.000 metrik ton.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  16:48 WIB
Kapasitas Terpasang Produsen Pakan Udang Bakal Naik 60.000 Ton Tahun Ini
Pekerja memanen udang Vannamei di Tambak tradisional, Kab Barru, Makassar. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) memprediksi kapasitas terpasang industri produsen pakan udang akan mengalami pertumbuhan sebesar 60.000 metrik ton atau 13,04% dari total kapasitas terpasang yang ada saat ini yakni 460.000 metrik ton.

Ketua Divisi Akuakultur GPMT Haris Muhtadi menyebutkan tambahan sebesar 60.000 ton tersebut akan bersumber dari realisasi pembangunan pabrik pakan oleh Tong Wei (China) dan Evergreen (Taiwan). Menurutnya, Tong Wei sendiri sudah mulai berproduksi sejak awal tahun. Adapun, Evergreen diperkirakan akan memulai produksinya pada September atau Oktober tahun ini.

“Bisa disebut tahun ini akan ada dua [produsen pakan] yang produksi beneran. Yang sudah jalan namanya Tong Wei, yang akan jalan Evergreen,” katanya saat dihubungi Bisnis, baru-baru ini.

Di samping kedua perusahaan di atas, menurutnya, ada sejumlah perusahaan lain yang sebelumnya telah membidik Indonesia sebagai lokasi investasi untuk pembangunan pabrik pakan baru. Perusahaan tersebut antara lain Haid Group (China), Thai Union (Thaland) , dan Skretting (Inggris).

Namun, belum satupun dari perusahaan tersebut yang sudah mulai merealisasikan minatnya untuk berinvestasi.

Adapun satu perusahaan lainnya yakniRoyale  De Heuss asal Belanda, berencana mengambil alih operasi pabrik yang sudah ada yakni Global Feed.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perikanan, pakan ikan

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top